Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Dani Saputra Tantang Diri Hadirkan Horor Berbeda lewat Film Sengkolo: Petaka Satu Suro

Rabu, 14/01/2026

Jakarta – Sutradara Sengkolo: Petaka Satu Suro, Dani Saputra, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses kreatif film horor terbarunya tersebut. Hal itu disampaikannya usai pemutaran perdana film, yang mendapat respons antusias dari para penonton.

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Ram yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya dan tim untuk membuat sebuah karya yang insyaallah bisa kita saksikan bersama,” ujar Dani Saputra. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bu Anita serta sahabatnya, Pak Albert, yang dinilai banyak memberi dukungan dan masukan selama proses produksi.

Dani mengaku tertarik sejak pertama kali membaca naskah Sengkolo, yang menurutnya sudah sangat matang dan layak untuk difilmkan. Namun, tantangan justru muncul ketika ia ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dari film horor kebanyakan.

“Saya merasa tertantang untuk membuat horor yang belum pernah dibuat sebelumnya. Dari situ kami berdiskusi, berkolaborasi, mencari treatment yang tepat agar Sengkolo punya ciri khas,” jelasnya.

Dalam prosesnya, Dani bekerja sama dengan Mbah Hadra, Mas Salim, serta tim kreatif lainnya untuk memperkuat unsur cerita, termasuk konsep karakter Rahayu dan Ratih, hingga penentuan jump scare dan twist cerita. Ia menyebut membangun skenario yang kuat bukanlah hal mudah, namun berbagai masukan dari tim, khususnya Pak Albert, sangat membantu.

“Twist-nya sendiri belum bisa saya spoiler, tapi tadi sudah bisa dirasakan oleh teman-teman yang menonton,” ujarnya sambil tersenyum.

Menariknya, beberapa adegan horor dalam film ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Dani, termasuk interaksi sederhana dengan ponakannya yang justru memunculkan ide adegan mencekam. Bahkan, Dani mengungkapkan ada kru yang memilih tidak menyaksikan langsung pengambilan gambar salah satu adegan karena terlalu menyeramkan.

“Waktu syuting, ada kru yang bilang, ‘Mendingan saya pergi saja, enggak berani lihat mukanya,’” kenangnya.

Dani juga mengutip pesan yang selalu dipegangnya dalam berkarya. “Pak Ram bilang ke saya, lakukan yang terbaik. Diterima atau tidak, itu urusan nanti. Yang penting terus berkarya dan menghasilkan sesuatu yang berkualitas,” pungkasnya.

Film Sengkolo: Petaka Satu Suro diharapkan dapat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia dan menjadi warna baru dalam perfilman horor Tanah Air.

Tags

Terkini