Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Amerika Serikat Luncurkan Serangan Udara ke Suriah, Disebut Sebagai Balasan atas Tewasnya Prajurit Garda Nasional

Sabtu, 10/01/2026
 Amerika Serikat Luncurkan Serangan Udara ke Suriah, Disebut Sebagai Balasan atas Tewasnya Prajurit Garda Nasional
Dok Fox News

WASHINGTON – Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke wilayah Suriah. Serangan udara tersebut dikonfirmasi sebagai aksi balasan atas tewasnya dua prajurit Garda Nasional Iowa dan seorang penerjemah warga Amerika Serikat yang dibunuh dalam serangan di Suriah pada bulan lalu.

Laporan ini disampaikan langsung oleh koresponden militer Lucas Tomlinson yang mengikuti agenda Presiden Amerika Serikat Donald Trump di West Palm Beach. Menurut pejabat pertahanan AS, serangan terbaru ini merupakan kelanjutan dari operasi militer sebelumnya yang telah dilakukan pada 19 Desember lalu, yang menargetkan kelompok teroris ISIS di wilayah Suriah tengah.

Pada gelombang serangan Desember tersebut, militer AS menggunakan jet tempur F-15 Strike Eagle, pesawat serang A-10 Warthog, serta helikopter tempur Apache milik Angkatan Darat. Hingga kini, Pentagon masih menunggu konfirmasi resmi mengenai jenis alutsista yang digunakan dalam serangan terbaru, meski dipastikan aset militer AS tetap siaga di kawasan tersebut.

Sumber militer menyebutkan, bom-bom saat ini masih dijatuhkan ke sejumlah target, sementara beberapa pesawat tempur dilaporkan telah kembali ke pangkalan dengan selamat. Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan sedikitnya 70 target ISIS berhasil dihantam dalam operasi Desember, meski hasil penilaian pascaserangan belum dipublikasikan secara rinci.

Serangan ini juga berkaitan dengan insiden penembakan yang menewaskan dua anggota Garda Nasional Iowa saat menjalankan misi di Suriah. Pelaku disebut sebagai seorang pria bersenjata tunggal yang diduga memiliki keterkaitan dengan ISIS dan sebelumnya merupakan bagian dari pasukan keamanan Suriah.

Sementara itu, Presiden Donald Trump hingga kini belum menyampaikan pernyataan resmi terkait serangan tersebut. Jadwal presiden dilaporkan relatif ringan hari ini, dan ia disebut tengah memantau perkembangan situasi keamanan di Suriah secara langsung.

Meski kehadiran militer Rusia di Suriah telah berkurang signifikan, Rusia masih mempertahankan satu pangkalan militer di negara tersebut. Hal ini membuat operasi militer AS tetap dilakukan dengan mekanisme dekonflik untuk mencegah benturan langsung antara kedua kekuatan.

Pentagon menyatakan hasil resmi serangan akan diumumkan setelah seluruh pesawat tempur kembali dengan aman dan evaluasi operasi selesai dilakukan. Publik kini menantikan pernyataan lanjutan dari Gedung Putih terkait perkembangan situasi terbaru di Suriah.( Fox News )

Tags

Terkini