Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Dell Hidupkan Kembali XPS, Laptop Ikonik Hadir Lebih Ringan dan Perbaiki Banyak Kekurangan

Selasa, 06/01/2026
Dell Hidupkan Kembali XPS, Laptop Ikonik Hadir Lebih Ringan dan Perbaiki Banyak Kekurangan
Dell XPS 14 dan XPS 16 generasi terbaru

Dell resmi menghidupkan kembali lini XPS, brand premium legendaris yang sempat “dimatikan” tahun lalu dan menuai banyak kritik. Pada 2026 ini, Dell berbalik arah dengan menghadirkan Dell XPS 14 dan XPS 16 generasi terbaru, lengkap dengan desain ulang menyeluruh untuk menjawab keluhan pengguna di generasi sebelumnya.

Kembalinya nama XPS sekaligus menandai berakhirnya eksperimen branding “Dell Premium” yang dinilai gagal mendongkrak penjualan. Kini, logo XPS kembali terpampang jelas di bodi laptop, menjadi sinyal bahwa Dell mendengar masukan pasar dan komunitas pengguna setianya.

Fungsi Klasik Kembali, Pengalaman Lebih Nyata

Salah satu perubahan paling disambut adalah kembalinya deretan tombol fungsi fisik (function row). Sebelumnya, Dell menggunakan panel sentuh kapasitif yang sering sulit terlihat di bawah sinar matahari dan kurang nyaman untuk touch typing. Kini, tombol fisik kembali hadir, memberikan pengalaman penggunaan yang lebih intuitif dan andal.

Dell juga mempertahankan trackpad flush (tanpa batas fisik), namun kini ditambahkan dua garis ukiran halus di sisi kiri dan kanan sebagai penanda area sentuh. Sentuhan ini membuat trackpad terasa lebih presisi dan mengingatkan pada pengalaman menggunakan MacBook.

Desain Minimalis, Lebih Tipis dan Ringan

Dari sisi desain, XPS 14 dan 16 tampil jauh lebih simpel dan minimalis, bahkan sekilas menyerupai Surface Laptop. Keyboard didesain ulang dengan karakter lebih kliky dan presisi, meski jarak tekan sedikit lebih dangkal. Bentuk keycap yang sedikit cekung membuat jari lebih “percaya diri” saat mengetik.

Soal bobot, Dell membuat lompatan besar. XPS 14 kini hanya berbobot 3 pon (sekitar 1,36 kg), setengah pon lebih ringan dari generasi sebelumnya. XPS 16 berbobot 3,6 pon, lebih ringan dibanding MacBook Pro di kelas yang sama. Kesan ramping dan ringan langsung terasa saat dipegang, meski tampil solid dan premium.

Port Lebih Sederhana, SD Card Dikorbankan

Konektivitas masih mengandalkan USB-C di kedua sisi, lengkap dengan jack headphone yang masih dipertahankan. Namun, Dell harus mengorbankan slot microSD, satu-satunya opsi ekspansi yang sebelumnya tersedia. Keputusan ini kemungkinan akan memicu pro dan kontra, terutama di kalangan kreator

Dell juga memberi bocoran kembalinya XPS 13, yang diklaim akan menjadi model paling tipis dan ringan yang pernah mereka buat. Namun, seperti generasi sebelumnya, jack headphone di XPS 13 akan dihilangkan sepenuhnya.

Fokus Efisiensi, Tanpa GPU Diskrit

Untuk dapur pacu, XPS 14 dan 16 ditenagai Intel Core Ultra generasi terbaru dengan grafis Intel Arc. Berbeda dari model sebelumnya, Dell tidak lagi menawarkan GPU Nvidia diskrit. Fokus kini diarahkan ke efisiensi daya dan performa grafis terintegrasi yang diklaim sudah jauh meningkat, meski bukan untuk gaming berat.

Dell juga menghadirkan opsi layar tandem OLED serta variable refresh rate hingga 120Hz, yang dapat diturunkan demi menghemat daya. Berkat kombinasi ini, Dell mengklaim daya tahan baterai hingga 27 jam streaming Netflix dan sekitar 40 jam pemutaran video lokal—angka yang biasanya identik dengan laptop berbasis ARM.

Masa Depan XPS Masih Terbuka

Menariknya, Dell menampilkan roadmap dengan dua slot misterius untuk lini XPS di masa depan. Absennya slot SD berukuran besar dan GPU diskrit membuka kemungkinan hadirnya model XPS yang lebih bertenaga pada 2026 atau 2027.

Yang jelas, kembalinya XPS menjadi angin segar bagi pasar laptop premium. Dell tampak kembali ke akar kekuatannya—menghadirkan laptop tipis, ringan, dan elegan tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.

Tags

Terkini