Aktor Anrez Putra Adeli tengah menjadi sorotan publik setelah muncul kabar yang menyebut dirinya diduga telah menghamili seorang perempuan bernama Friilda Prillea yang akrab disapa Icel. Isu tersebut beredar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Menanggapi polemik tersebut, Anrez akhirnya angkat bicara. Namun, ia memilih tidak memberikan penjelasan secara panjang lebar dan meminta publik serta rekan-rekan media untuk bersabar menunggu klarifikasi resmi yang akan disampaikan dalam waktu dekat.
“Buat aku semua ada waktunya. Pastinya teman-teman media juga berharap aku klarifikasi. Insyaallah nanti akan diagendakan, karena aku juga harus berdiskusi dulu dengan manajer dan kuasa hukum,” ujar Anrez ditemui usai main bola dengan Selebriti Fc di Lapangan ABC Sebayan, Jakarta, Senin ( 5/1/2026).
Pria kelahiran Jakarta, 16 April 1997, menegaskan bahwa jauh sebelum isu ini mencuat ke publik, dirinya bersama keluarga dan kuasa hukum telah melakukan komunikasi dan upaya penyelesaian secara baik-baik dengan pihak terkait. Ia mengaku terkejut ketika muncul narasi yang menyebut dirinya tidak memiliki itikad baik atau tidak bertanggung jawab.
“Padahal aku sudah bertemu dengan keluarga, sudah ada komunikasi, dan sudah ada kesepakatan jauh sebelum ini viral. Itu yang membuat aku bingung dan kaget,” katanya.
Menurut Anrez, persoalan ini sejatinya merupakan masalah pribadi yang tidak seharusnya menjadi konsumsi publik. Ia menyebut situasi tersebut sebagai aib yang seharusnya diselesaikan secara dewasa dan kekeluargaan, bukan melalui narasi yang berkembang di ruang publik.
“Aku tidak pernah membenarkan apa yang sudah terjadi. Perbuatan itu salah dan tidak patut dicontoh. Tapi justru karena itu aku memilih menyelesaikannya secara bertanggung jawab dan tertutup,” ujarnya.
Anrez juga menegaskan bahwa seluruh proses komunikasi dilakukan melalui kuasa hukumnya, Ramzy Brata Sungkar, yang telah menerima surat kuasa dari orang tua Anrez untuk mewakili keluarga. Ia menyebut bukti-bukti terkait upaya itikad baik telah disiapkan, namun akan disampaikan secara resmi dalam forum klarifikasi bersama media.
“Bukti ada, sudah siap. Tapi bukan sekarang. Nanti akan kita sampaikan di waktu yang tepat agar lebih formal dan jelas,” katanya.
Ia pun menutup pernyataannya dengan permohonan maaf kepada publik karena belum memberikan keterangan sejak awal, seraya menegaskan bahwa langkah tersebut diambil karena mempertimbangkan waktu dan dampak persoalan terhadap semua pihak.
“Saya minta maaf karena belum bicara sejak awal. Bukan karena menghindar, tapi karena menurut saya waktunya belum tepat,” pungkas Anrez.