Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

“LOGILA!”: Ketika Amarah yang Dipendam Akhirnya Dinyanyikan Qodir dan Arya Novanda

Senin, 05/01/2026
“LOGILA!”: Ketika Amarah yang Dipendam Akhirnya Dinyanyikan Qodir dan Arya Novanda
Qidir

Tidak semua perlawanan lahir dari teriakan lantang di jalanan. Sebagian justru tumbuh dari ruang paling sunyi: rasa tertekan, muak, dan lelah yang terlalu lama dipendam. Dari titik itulah Qodir merilis single terbaru mereka, “LOGILA!”, sebuah lagu yang terdengar kasar di permukaan, tetapi jujur dan rapuh di bagian terdalamnya.

Band yang digawangi Dul Jaelani, Deriel Sudiro, dan Axel CB ini kembali bergerak setelah album perdana Seribu Bulan (2022). Kali ini, mereka tidak berjalan sendiri. Qodir menggandeng Arya Novanda, musisi blues yang dikenal dengan permainan gitar penuh luka dan keteguhan—sebuah pertemuan yang terasa organik, bukan sekadar kolaborasi tempelan.

Secara musikal, “LOGILA!” adalah persimpangan antara rock sebagai bahasa perlawanan dan blues sebagai bahasa penderitaan. Jika rock Qodir berbicara lantang tentang ketidakadilan, blues Arya datang sebagai suara batin kelas bawah: letih, tetapi tidak menyerah. Hasilnya bukan lagu marah yang kosong, melainkan anthem yang punya kedalaman emosional.

Dul Jaelani mengakui, lagu ini berangkat dari pengalaman personalnya—rasa tertindas dan terasing di lingkungan terdekat. Namun seiring proses kreatif berjalan, ia menyadari satu hal: perasaan itu bukan miliknya sendiri. Banyak orang hidup dalam situasi serupa, dipaksa diam oleh relasi yang manipulatif, oleh kuasa yang berbicara bijak tetapi bertindak sebaliknya.

Lirik pembuka lagu ini langsung menusuk:

“Kau lantunkan kalimat bijaksana, namun kau tak setia pada ucapanmu.”

Kalimat itu terasa akrab, seolah memotret wajah-wajah yang sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari—bermoral di kata, zalim di tindakan.

Sementara teriakan “Logila, seenaknya!” di bagian chorus menjadi titik ledak. Ia bukan metafora rumit, bukan pula slogan puitis. Justru di situlah kekuatannya: mentah, jujur, dan tanpa basa-basi. Sebuah suara rakyat kecil yang sudah tak punya energi untuk berbicara dengan bahasa halus.

Dari sisi produksi, Viki Vrananta (Kelompok Penerbang Roket) ikut terlibat, memberi warna yang membuat lagu ini terdengar lebih bising, penuh gesekan, dan tidak steril. “LOGILA!” terasa hidup—berantakan dengan cara yang disengaja, seperti emosi yang akhirnya tumpah.

Lagu ini diciptakan oleh Dul Jaelani, Arya Novanda, dan Febriansyah Nurrachaman, dengan lirik ditulis langsung oleh Dul. Bagi Arya, kolaborasi ini bukan sekadar proyek musik, melainkan ruang syukur dan pertemuan gagasan yang setara.

Lebih dari sekadar rilisan baru, “LOGILA!” adalah pengingat bahwa bersuara itu penting, meski suara kita terdengar sumbang, marah, atau tidak rapi. Lagu ini mengajak pendengarnya untuk tetap berdiri, tidak tunduk, dan percaya bahwa kejujuran—sekeras apa pun bentuknya—masih punya daya.

Single “LOGILA!” resmi dirilis pada 19 September 2025 dan sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming digital, bersamaan dengan perilisan video lirik di kanal YouTube resmi Qodir.

Tags

Terkini