Los Angeles — Panggung America’s Got Talent kembali diwarnai tawa dan decak kagum setelah Paul Zerdin sukses memukau para juri lewat penampilan ventriloquisme yang cerdas, segar, dan menghibur. Aksi komedian asal Inggris ini bahkan berbuah Golden Buzzer, yang otomatis mengantarkannya melaju ke babak berikutnya.
Dalam perkenalannya, Paul menceritakan awal ketertarikannya pada dunia ventriloquisme sejak kecil. Terinspirasi oleh The Muppets dan Sesame Street, ia mulai belajar secara otodidak dengan memodifikasi boneka sederhana menjadi boneka tangan. Saat teman-teman sebayanya sibuk dengan dunia remaja, Paul justru menghabiskan waktu berjam-jam berlatih di depan cermin. Kini, setelah lebih dari 25 tahun berkarya, ia menjadikan panggung AGT sebagai kesempatan mewujudkan mimpi masa kecilnya.
Penampilan Paul bersama boneka bayinya langsung mengundang tawa. Dialog cepat, permainan suara yang presisi, serta alur cerita yang kerap “dirusak” oleh sang boneka—mulai dari dongeng Little Red Riding Hood hingga kisah-kisah klasik yang berubah absurd karena kehadiran “bebek”—membuat suasana studio pecah oleh gelak tawa penonton dan juri.
Para juri memberikan pujian tinggi atas kecerdikan materi dan kemampuan Paul menghidupkan karakter bonekanya seolah benar-benar dua sosok berbeda di atas panggung. Mereka menilai penampilan tersebut sebagai hiburan keluarga yang lengkap, hangat, dan penuh kegembiraan.
Puncak momen terjadi ketika Golden Buzzer ditekan, menandai dukungan penuh juri terhadap bakat luar biasa Paul Zerdin. Ia pun dinyatakan langsung melaju ke panggung Radio City Music Hall, salah satu target utama para peserta AGT.
Dengan penuh emosi, Paul mengaku terharu dan nyaris tak bisa berkata-kata atas pencapaian tersebut. Penampilan ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu kandidat kuat dalam persaingan America’s Got Talent musim ini, khususnya di kategori komedi.
Aksi Paul Zerdin membuktikan bahwa komedi sederhana, dikemas dengan kecerdasan dan ketulusan, mampu menghadirkan tawa sekaligus rasa bahagia bagi semua kalangan.