Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Rizal Mantovani Ungkap Konsep Gunung Gaib dan Teror Tak Biasa di Film Dusun Mayit

Rabu, 24/12/2025

Jakarta — 24 Desember 2025-Sutradara Rizal Mantovani membagikan sejumlah cerita di balik layar film horor terbarunya, Dusun Mayit, saat ditemui dalam jumpa pers di Senayan City, Jakarta, Selasa (23/12). Film ini disebut menghadirkan pendekatan berbeda terhadap kisah pendakian gunung yang berujung pada teror gaib.

Rizal mengungkapkan ketertarikannya sejak pertama kali membaca naskah yang ditulis Roki. Cerita berfokus pada empat sahabat yang melakukan pendakian, namun salah satu dari mereka ternyata belum siap secara mental. “Naik gunung itu ada tiga syarat penting: fisik harus kuat, peralatan harus lengkap, dan yang sering dilupakan adalah kesiapan mental. Nah, di film ini justru faktor mental itu yang menjadi pemicu masalah dan konflik utama,” ujar Rizal.

Menurutnya, unsur tersebut menjadi titik seru yang membedakan Dusun Mayit dari film horor pendakian lainnya. Alih-alih hanya menampilkan bahaya alam, film ini menggali sisi psikologis dan spiritual para karakter.

Untuk proses produksi, Rizal memastikan sebagian pengambilan gambar dilakukan di lokasi asli. Namun demi alasan keselamatan, beberapa adegan juga disiasati dengan menjadikan lokasi lain sebagai representasi hutan di area cerita. “Kami tetap mengutamakan keamanan kru dan pemain, tanpa menghilangkan atmosfer yang dibutuhkan cerita,” jelasnya.

Hal menarik lainnya adalah arah cerita yang membawa para tokoh keluar jalur pendakian hingga tiba di sebuah tempat misterius bernama Dusun Mayit, wilayah yang tidak tercantum di peta. Di lokasi inilah mereka terjebak di ruang yang bersifat gaib. “Danau yang muncul di film itu bukan danau nyata di Malang. Itu danau gaib. Dusunnya juga gaib. Tantangan mereka adalah bagaimana bisa keluar dari tempat yang sebenarnya tidak berada di dunia nyata,” kata Rizal.

Dalam penggarapan visual, Rizal mengaku tertantang untuk selalu menghadirkan sesuatu yang berbeda, sesuai tuntutan rumah produksi. Ia mencontohkan adegan kesurupan yang dibuat tidak lazim. “Biasanya kesurupan itu klise. Di sini kami balik logikanya, termasuk secara visual, agar penonton mendapat pengalaman baru,” ujarnya.

Desain makhluk penunggu gunung pun dibuat tak biasa. Jika umumnya digambarkan kurus dan menyeramkan, Rizal memilih sosok yang masif dan besar. “Gunung itu besar, jadi penjaganya juga harus terasa masif, seperti bagian dari gunung itu sendiri,” tuturnya.

Ia juga menegaskan penggunaan efek praktikal yang dikombinasikan dengan CGI. Menurutnya, perpaduan keduanya menghasilkan visual yang lebih hidup dan realistis dibandingkan mengandalkan CGI sepenuhnya.

“Horor yang baik menurut saya adalah yang menggabungkan efek nyata dengan teknologi. Saya senang jika hasilnya bisa memberi warna baru di perfilman horor Indonesia,” pungkas Rizal.

Dusun Mayit diharapkan menjadi sajian segar bagi penikmat film horor, dengan cerita pendakian yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga sarat misteri dan atmosfer gaib yang berbeda dari kebanyakan film sejenis.

Tags

Terkini