Yokohama kembali menghadirkan nuansa Natal khas Eropa melalui gelaran Christmas Market tahunan yang berlangsung di kawasan Yokohama Red Brick Warehouse. Acara ini menarik ribuan pengunjung yang ingin menikmati atmosfer liburan musim dingin menjelang Hari Raya Natal.
Christmas Market sendiri merupakan tradisi yang berasal dari Eropa, khususnya Jerman, dan telah ada sejak abad pertengahan. Di Yokohama, tradisi tersebut dikemas dengan sentuhan modern namun tetap mempertahankan unsur klasiknya. Area pasar disulap menjadi ruang yang penuh cahaya, dengan lampu-lampu iluminasi yang membentang di atas kepala pengunjung, menciptakan suasana bak langit bertabur bintang.
Deretan stan menjajakan beragam hidangan khas Natal, mulai dari manisan tradisional, makanan hangat, hingga minuman seperti hot wine yang cocok dinikmati di tengah udara dingin. Selain kuliner, pengunjung juga dapat menemukan berbagai ornamen Natal, dekorasi, serta aneka suvenir bertema musim dingin.
Ikon utama acara ini adalah pohon Natal setinggi 12 meter yang menggunakan pohon cemara asli. Pohon tersebut dihiasi sekitar 29 ribu lampu LED yang memancarkan cahaya gemerlap. Setiap 15 menit, pengunjung disuguhkan pertunjukan cahaya dengan pola yang berbeda, menambah daya tarik visual di area utama.
Di bawah langit musim dingin Yokohama, para pengunjung tampak menikmati momen bersama keluarga dan teman, sambil menyantap makanan hangat dan mengabadikan keindahan dekorasi. Banyak dari mereka mengaku terkesan dengan suasana yang seolah membawa mereka langsung ke pasar Natal di Eropa.
Christmas Market di Yokohama Red Brick Warehouse ini akan berlangsung hingga 25 Desember, menjadi salah satu destinasi favorit warga lokal maupun wisatawan untuk merayakan suasana Natal dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.