New York — Wali Kota terpilih New York, Zoran Mamdani, tengah menghadapi sorotan tajam setelah Anti-Defamation League (ADL) merilis laporan yang menyinggung dugaan keterkaitan sejumlah anggota tim transisinya dengan sikap anti-Zionis dan retorika anti-Israel. Laporan tersebut memicu kekhawatiran baru terkait isu antisemitisme menjelang pelantikannya sebagai orang nomor satu di Kota New York.
ADL mengungkapkan bahwa sebagian anggota tim transisi Mamdani diketahui pernah menghadiri aksi protes anti-Israel di kampus-kampus serta mengunggah pernyataan bermasalah di media sosial. Salah satu figur yang disorot bahkan telah mengundurkan diri dari posisi kepemimpinan tim transisi setelah cuitan lamanya yang bernada antisemit kembali mencuat ke publik. Dalam pernyataan terbuka, yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesali unggahan tersebut.
Menurut laporan ADL, sekitar 20 persen dari lebih 400 orang yang ditunjuk Mamdani dalam tim transisi memiliki keterkaitan dengan kelompok atau aktivitas anti-Zionis. Salah satu unggahan yang menjadi perhatian diposting hanya beberapa jam setelah serangan Hamas pada 7 Oktober, yang dinilai membenarkan aksi perlawanan bersenjata dalam konteks pendudukan.
Menanggapi laporan tersebut, Mamdani menegaskan perlunya membedakan antara antisemitisme dan kritik terhadap kebijakan pemerintah Israel. Ia menilai laporan ADL mencampuradukkan dua hal yang berbeda dan justru berpotensi mengaburkan ancaman nyata antisemitisme yang masih terjadi di Amerika Serikat, termasuk di New York.
Namun, ADL membantah anggapan tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya selama ini secara konsisten membedakan kritik politik yang sah terhadap Israel dengan ujaran kebencian terhadap komunitas Yahudi.
Di tengah polemik tersebut, Mamdani tampak berupaya meredam kekhawatiran publik, khususnya dari komunitas Yahudi. Ia diketahui menghadiri pertemuan dengan Dewan Rabi New York serta membagikan video perayaan Hanukkah bersama aktor ternama Mandy Patinkin.
Zoran Mamdani dijadwalkan akan resmi dilantik sebagai Wali Kota New York pada pekan depan. Prosesi pelantikan rencananya akan dipimpin oleh Senator Vermont Bernie Sanders, bersama Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James.