Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung meninjau lokasi terdampak bencana akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat dalam beberapa hari terakhir. Dalam kunjungannya, Wapres memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut berkat langkah antisipasi dan imbauan yang telah disampaikan kepada warga sejak sore hari sebelum kejadian.
Meski demikian, bencana tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan infrastruktur, mulai dari jembatan terputus, akses jalan tertimbun longsor, hingga rumah warga yang rusak dan hanyut. Data kerusakan telah dihimpun oleh pemerintah daerah dan dilaporkan langsung kepada Wapres.
Dalam pernyataannya kepada warga, Gibran menyampaikan duka cita mendalam sekaligus permohonan maaf atas musibah yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak akan tinggal diam dan akan hadir sepenuhnya untuk memulihkan kondisi masyarakat.
“Untuk rumah-rumah yang rusak, nanti akan dibangunkan kembali oleh Pak Presiden. Lahan pertanian dan perkebunan yang terdampak juga akan dinormalkan lagi,” tegas Wapres.
Selain pemulihan fisik, Wapres juga menekankan pentingnya perhatian khusus bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan balita. Ia meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan makanan bergizi, layanan kesehatan, obat-obatan, pakaian, dan selimut bagi seluruh pengungsi.
Wapres turut memantau kondisi layanan dasar di lokasi, mulai dari listrik, sinyal komunikasi, air bersih, hingga pasokan gas LPG. Ia menegaskan bahwa distribusi logistik akan terus diupayakan melalui berbagai jalur, baik darat, laut, maupun udara, agar tidak ada warga yang kekurangan kebutuhan pokok.
“Kita usahakan semua logistik dikirim dari berbagai jalur. Pokoknya jangan sampai ada yang kekurangan,” ujar Gibran.
Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam situasi darurat, sekaligus penegasan komitmen pemerintah untuk memastikan keselamatan, pemulihan, dan kesejahteraan warga terdampak bencana