Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Netanyahu: Israel Tak Akan Beri Ruang Iran Miliki Senjata Nuklir, Puji “Generasi Makabi Zaman Kini” di Mossad

Selasa, 16/12/2025

Jakarta 16 Desember 2025-Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan kembali komitmen negaranya untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir, sekaligus memuji dedikasi dan keberanian aparat intelijen Israel dalam menjaga keamanan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu saat upacara pemberian penghargaan kepada personel teladan Mossad yang digelar di Kediaman Presiden Israel.

Dalam pidatonya, Netanyahu terlebih dahulu menyampaikan apresiasi mendalam kepada para personel Mossad beserta keluarga mereka. Ia menekankan bahwa dukungan keluarga memiliki peran krusial dalam keberhasilan tugas-tugas negara yang bersifat rahasia dan berisiko tinggi.

“Tidak ada kesempatan dalam kehidupan suatu bangsa untuk berpuas diri. Realitas berubah dengan sangat cepat. Kita harus berubah lebih cepat daripada musuh-musuh kita, dan itu harus dibuktikan melalui tindakan,” ujar Netanyahu.

Ia mengaku memiliki kepercayaan penuh terhadap kemampuan, kreativitas, dan komitmen personel Mossad. Netanyahu bahkan mengenang pengalamannya saat masih menjadi prajurit dan menegaskan bahwa keberanian untuk mengambil keputusan penting merupakan kunci keberhasilan operasi-operasi strategis.

Dalam bagian lain pidatonya, Netanyahu menyoroti ancaman Iran yang menurutnya tidak pernah meninggalkan ambisi untuk menghancurkan Israel. Ia menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan terwujudnya perjanjian nuklir yang buruk dan berbahaya.

“Negara yang secara terbuka menyerukan kehancuran Israel tidak boleh dibiarkan mengembangkan senjata nuklir. Proyek nuklir Iran, yang telah mengalami pukulan berat melalui kerja sama erat dengan Amerika Serikat, tidak akan pernah kami biarkan bangkit kembali,” tegasnya.

Netanyahu juga menyinggung ancaman teror global, termasuk aksi kelompok jihadis yang menargetkan warga sipil dan komunitas Yahudi di berbagai negara. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serangan teror di Australia dan menegaskan bahwa tujuan terorisme adalah untuk mematahkan semangat Israel—sesuatu yang menurutnya tidak akan pernah tercapai.

“Mereka ingin mematahkan semangat kita. Itu tidak akan terjadi. Kita akan terus hidup, merayakan hari raya kita, dan menemukan para pelaku serta pihak-pihak yang mengirim mereka, di mana pun mereka bersembunyi,” katanya.

Di akhir acara, Netanyahu memberikan penghormatan khusus kepada 12 personel Mossad teladan, yang ia sebut sebagai representasi terbaik dari seluruh spektrum pengabdian Mossad. Ia memuji pengorbanan mereka yang selama bertahun-tahun nyaris tak mengenal siang dan malam, jauh dari keluarga, demi keamanan Israel.

“Kalian adalah ujung tombak kami. Seluruh Mossad bangga pada kalian. Warga Israel bangga pada kalian, bahkan tanpa mengetahui siapa kalian dan apa yang telah kalian lakukan,” ujar Netanyahu.

Tags

Terkini