Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Presiden AS Donald Trump Serahkan Mexican Border Defense Medal dan Tegaskan Keamanan Perbatasan Nasional

Senin, 15/12/2025

Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri dan memimpin acara Mexican Border Defense Medal Presentation pada Senin (15/12/25). Dalam kesempatan tersebut, Trump menyampaikan apresiasi kepada anggota militer Amerika Serikat atas peran penting mereka dalam menjaga dan mengamankan perbatasan selatan negara itu.

Dalam sambutannya, Trump mengungkapkan bahwa ia baru saja melakukan pembicaraan dengan sejumlah pemimpin Eropa terkait konflik Rusia dan Ukraina. Menurutnya, upaya diplomasi terus dilakukan untuk mengakhiri perang yang telah menelan banyak korban jiwa.

“Perang ini seharusnya tidak pernah terjadi, tetapi sekarang kami berusaha menyelesaikannya. Kami semakin dekat dengan solusi dan ingin menyelamatkan banyak nyawa,” ujar Trump.

Trump juga menegaskan bahwa salah satu misi utama pemerintahannya adalah melindungi tanah air Amerika Serikat, termasuk melalui pengamanan perbatasan. Ia mengklaim bahwa dalam delapan bulan terakhir, jumlah penyeberangan ilegal di perbatasan selatan telah turun drastis hingga mencapai titik terendah dalam sejarah.

“Kami beralih dari jutaan orang yang masuk secara ilegal menjadi hampir nol. Perbatasan kini aman,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Trump memberikan Mexican Border Defense Medal kepada 13 prajurit pertama yang dinilai berjasa dalam operasi pengamanan perbatasan. Penghargaan ini disebut sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi ribuan personel militer yang terlibat dalam operasi tersebut.

Trump juga menyoroti upaya pemerintahannya dalam memerangi kartel narkoba. Ia menyebut kartel sebagai ancaman militer langsung terhadap Amerika Serikat dan menegaskan bahwa pemerintahannya telah menetapkan kartel narkoba sebagai musuh negara.

Selain itu, Trump mengumumkan rencananya untuk menandatangani perintah eksekutif yang secara resmi mengklasifikasikan fentanil sebagai senjata pemusnah massal, mengingat dampaknya yang telah menyebabkan ratusan ribu kematian setiap tahun.

“Tidak ada bom yang membunuh sebanyak fentanil. Ini adalah krisis nasional,” katanya.

Trump juga menyinggung keberhasilan besar aparat dalam melakukan penyitaan narkotika terbesar dalam sejarah Amerika Serikat, termasuk jutaan pil fentanil yang bernilai miliaran dolar.

Dalam sesi tanya jawab dengan media, Trump turut membahas isu kebijakan luar negeri, keamanan Timur Tengah, tarif perdagangan, serta kondisi ekonomi nasional. Ia mengklaim bahwa kebijakan tarif yang diterapkannya telah meningkatkan keamanan nasional dan mendorong perusahaan asing untuk berinvestasi dan membangun pabrik di Amerika Serikat.

“Tarif telah membawa kekayaan dan keamanan nasional bagi negara ini,” ujarnya.

Acara tersebut ditutup dengan prosesi penyerahan medali kepada para prajurit dan sesi foto bersama Presiden Trump, yang menyebut operasi pengamanan perbatasan sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.

Tags

Terkini