Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Netanyahu Nyalakan Lilin Hanukkah Bersama Polisi Israel, Tegaskan Keteguhan Melawan Teror dan Antisemitisme

Senin, 15/12/2025

Jakarta 15 Desember 2025-Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama istrinya menyalakan lilin pertama Hari Raya Hanukkah bersama jajaran Kepolisian Israel. Dalam kesempatan tersebut, Netanyahu menyampaikan penghormatan mendalam kepada para polisi yang gugur serta menegaskan komitmen Israel dalam mempertahankan keamanan rakyat Yahudi di tengah meningkatnya ancaman teror dan antisemitisme global.

Netanyahu mengenakan kipah yang didedikasikan untuk Rani Gabayli, anggota pasukan khusus YASAM yang gugur dan disebutnya sebagai pahlawan Israel. Ia memimpin doa penyalaan lilin Hanukkah, menekankan makna mukjizat, keteguhan iman, dan keberlangsungan bangsa Yahudi dari masa ke masa.

Dalam pidatonya, Netanyahu menyatakan keyakinannya bahwa Israel akan terus membawa pulang para sandera. Ia menyinggung keberhasilan pemulangan 254 dari 255 sandera, seraya menegaskan bahwa bangsa Israel adalah bangsa yang mampu menciptakan keajaiban melalui tekad dan usaha sendiri, dengan pertolongan Tuhan.

Netanyahu juga menyoroti kebangkitan antisemitisme di berbagai negara, termasuk Australia. Ia mengungkapkan kembali surat yang dikirimkannya kepada Perdana Menteri Australia beberapa bulan lalu, di mana ia memperingatkan bahwa kebijakan tertentu justru mendorong teror dan kebencian terhadap Yahudi. Menurutnya, Israel tetap menjadi tempat paling aman bagi Yahudi dunia karena kemampuan negara itu untuk melindungi diri melalui tentara, aparat keamanan, dan kepolisian.

Ia memberikan penghormatan khusus kepada polisi Israel yang disebutnya sebagai garis pertahanan pertama saat serangan 7 Oktober. Netanyahu mengenang para polisi yang bertempur hingga titik darah penghabisan, termasuk Rani Gabayli yang tetap melawan meski terluka parah.

Mengaitkan peristiwa saat ini dengan sejarah Yahudi, Netanyahu menyinggung perjuangan Makabemelawan penindasan pada masa Yunani kuno. Ia menyebut bahwa tanpa perlawanan saat itu, keberlangsungan bangsa dan agama Yahudi bisa saja berakhir. Menurutnya, semangat Makabe masih hidup dalam perjuangan Israel saat ini.

Netanyahu juga menegaskan bahwa Israel berdiri sebagai bagian dari dunia bebas melawan kekuatan ekstremis yang ingin membawa dunia kembali ke era kegelapan. Ia menyebut bahwa meski Israel hanya berpenduduk sekitar 10 juta jiwa, negara itu mampu menghadapi ancaman dari kekuatan yang jauh lebih besar karena kekuatan ideologi, semangat, dan warisan sejarah.

Menutup sambutannya, Netanyahu menyampaikan terima kasih dan doa bagi seluruh polisi Israel agar terus menjaga satu sama lain dan melindungi rakyat. Ia juga mengucapkan selamat Hari Raya Hanukkah kepada seluruh rakyat Israel.

“Teruslah percaya, teruslah menjaga kami, dan jaga satu sama lain,” ujar Netanyahu.

Tags

Terkini