Jakarta – 14 Desember 2025 -Atlet muda Singapura Isaac Qu tampil gemilang dan berhasil menyamakan kedudukan dalam laga perebutan medali emas tenis meja setelah menundukkan wakil Vietnam dengan kemenangan meyakinkan dalam pertandingan game kedua.
Sejak awal laga, Qu langsung menunjukkan kualitasnya. Meski tekanan besar mengiringi pertandingan krusial ini, atlet yang menjadi andalan Singapura tersebut tampil tenang dan agresif. Ia dengan cepat unggul jauh, bahkan sempat membangun keunggulan lima poin di awal gim pertama.
Isaac Qu bukan sosok asing di panggung internasional. Peraih tiga medali emas SEA Games dua tahun lalu—masing-masing dari nomor tunggal, ganda, dan beregu—itu juga mencatatkan sejarah sebagai atlet tenis meja putra kelahiran lokal termuda Singapura yang tampil di Olimpiade Paris 2024. Pengalamannya kembali terlihat saat ia mengendalikan permainan tanpa banyak kesalahan.
Gim pertama ditutup Qu dengan skor telak 11–5, menandai dominasi awalnya. Memasuki gim kedua, atlet Singapura itu semakin tak terbendung. Variasi servis, pengembalian tajam, serta penempatan bola yang presisi membuat lawannya kesulitan keluar dari tekanan. Qu kembali mengamankan gim kedua dengan nyaman dan unggul dua set tanpa balas.
Memasuki gim ketiga, wakil Vietnam mencoba bangkit dan sempat memperkecil ketertinggalan. Namun Qu tetap menjaga fokus. Ia kembali menemukan ritme permainan, memenangi poin-poin krusial, dan memastikan keunggulan tetap di tangannya. Dua match point berhasil diamankan sebelum akhirnya menutup laga dengan kemenangan straight set.
Dengan hasil tersebut, Isaac Qu sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dalam duel perebutan medali emas. Ia dipastikan kembali tampil pada game keempat untuk memperkuat peluang Singapura meraih gelar juara.
Kemenangan ini tak hanya menunjukkan kematangan permainan Isaac Qu di usia muda, tetapi juga menegaskan statusnya sebagai salah satu pilar utama tenis meja Singapura di level regional dan internasional.