Jakarta — 4 Desember 2025-Indonesia Dangdut Awards (IDA) 2025) kembali digelar di Studio Indosiar, Jakarta Barat, Kamis (4/12). Tahun ini menjadi penyelenggaraan ke-11 tanpa jeda, sebuah konsistensi yang menjadi kebanggaan Indosiar. Direktur Programming SCM, Harsiwi Achmad, menegaskan bahwa ajang ini terus berkembang dan semakin mencerminkan selera pasar musik dangdut saat ini.
“Alhamdulillah ini pelaksanaan tahun ke-11 tanpa jeda. Artisnya banyak banget, pemenangnya juga representatif dengan apa yang diinginkan market,” ujar Harsiwi.
Pop Mulai Melirik Dangdut: Titi DJ & Thomas Jorgie Jadi Bukti
Salah satu hal menarik dalam IDA 2025 adalah makin banyaknya kolaborasi lintas genre. Harsiwi menyebut penampilan Titi DJ dan Thomas Jorgie, yang membawakan single pop–dangdut, menjadi bukti bahwa dangdut kini semakin diminati musisi dari genre lain.
“Popularitas dangdut luar biasa. Penyanyi pop pun sudah mulai melirik dangdut. Karena itulah Titi DJ dan Thomas kami tampilkan sebagai variasi tontonan,” jelasnya.
Perbedaan Paling Menonjol Tahun Ini: Kehadiran Dakmi 7
Harsiwi menegaskan bahwa IDA 2025 tampil berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena melibatkan para finalis Dangdut Akademi (D’Academy) 7 yang kini tengah menjadi fenomena nasional.
“Tahun ini anak-anak D’Academy 7 popularitasnya luar biasa. Ketika digabungkan dengan kakak-kakaknya dan artis senior, hasilnya jadi pembeda yang sangat menonjol,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Indosiar selalu menyiapkan acara dengan sangat detail: mulai dari konsep panggung, lighting, kolaborasi, hingga gimmick penampilan.
Tema Tahun Ini: Dangdut Berkelas dan Berkualitas
Mengusung semangat yang sama dengan Dangdut Academy 7, Harsiwi menjelaskan bahwa IDA 2025 ingin menampilkan dangdut yang dapat dinikmati semua kalangan namun tetap elegan.
“Kita bawa tema dangdut berkelas berkualitas agar musik dangdut semakin dihargai,” tegasnya.
Dangdut Makin Merakyat: Digemari Anak Kecil Hingga Pejabat
Harsiwi juga mengungkapkan bahwa dangdut kini benar-benar lintas usia. Ia bercerita bagaimana Abang L—putra Lesti Kejora dan Rizky Billar—bahkan hafal nama-nama finalis D’Academy 7 dan bisa menyanyikan lagu mereka.
“Dikirimin video sama Lesti, Abang L nyanyi lagu D’Academy sebelum tidur,” kisahnya.
Menurutnya, bukan hanya anak-anak, tetapi juga remaja, dewasa, hingga para tokoh publik menikmati program dangdut. Ia menyebut istri Gus Dur sebagai salah satu penonton setia.
“Banyak orang tua bilang setelah nonton D’Academy suka lupa sakitnya,” tambahnya.
Program Berikutnya: Ulang Tahun Rhoma Irama dan Konser Spesial
Usai IDA 2025, Indosiar sudah menyiapkan rangkaian acara besar lainnya.
“Kita akan punya ulang tahun Pak Haji Rhoma Irama tanggal 11. Lalu malam tahun baru ada Rhoma Irama, Wali, dan seluruh anak-anak D’Academy 7,” ungkap Harsiwi.
Selain itu, konser-konser yang melibatkan D’Academy 7 serta lulusan D’Academy dan Liga Dangdut juga akan digelar sepanjang 2025.
Leslar Family Kembali Mendominasi
Mengenai banyaknya kemenangan yang diperoleh Leslar Family, Harsiwi menilai hal tersebut mencerminkan kekuatan suara publik.
“Kalau diborong Leslar Family berarti marketnya memang masih di situ. IDA ini kan pilihan pemirsa dari gift virtual hingga media sosial,” jelasnya.
Dangdut Timuran juga Dilirik
Tahun ini, genre “dangdut timur” juga masuk dalam kategori penghargaan.
“Dangdut timuran ini varian baru, perpaduan dangdut pop dan musik timur. Popularitasnya luar biasa, jadi kita masukin di kategori lagu daerah atau alternatif,” katanya.
Harsiwi menegaskan bahwa Indosiar akan terus berinovasi, termasuk menyajikan Anniversary Show Indosiar yang tahun ini akan digelar selama dua malam.
IDA 2025 kembali membuktikan bahwa dangdut adalah musik paling hidup di Indonesia — lintas usia, lintas daerah, dan kini lintas genre.