Jakarta — 4 Desember 2025-Ajang Indonesia Dangdut Awards (IDA) 2025 di Studio 5 Indosiar, Jakarta Barat, Kamis (4/12), menjadi panggung spesial bagi dua musisi lintas genre, Titi DJ dan Thomas Jorgie. Keduanya tampil membawakan single kolaborasi terbaru mereka berjudul “Bertemu 5.000 Detik”, sebuah karya yang menggabungkan unsur pop dan dangdut.
Titi DJ mengungkapkan rasa bahagianya bisa tampil di panggung besar yang identik dengan deretan prestasi musisi dangdut Tanah Air.
“Senang banget bisa menjadi bagian dari acara yang luar biasa ini. Banyak penyanyi dangdut berprestasi, ini menunjukkan industri dangdut di Indonesia kuat banget dan dihargai. Kami juga bahagia karena bisa membawakan single baru kami,” ujar Titi.
Awal Mula Kolaborasi: Dari Makan Bareng Jadi Lagu
Thomas Jorgie menceritakan proses kreatif yang terbilang unik. Lagu “Bertemu 5.000 Detik” ternyata lahir dari kebiasaan mereka yang sering menghabiskan waktu makan bersama selama dua tahun terakhir.
“Beberapa bulan terakhir, kalau lagi makan, aku selalu nanya, ‘Enak nggak, Ti?’ Terus Titi jawab, ‘Enak, Dul.’ Dari situ Titi bilang, ‘Lucu kalau dibikin lirik lagu.’ Akhirnya jadilah lagu tentang momen-momen itu,” kata Thomas.
Judul “Bertemu 5.000 Detik” sendiri dipilih karena makna waktu kebersamaan mereka yang singkat namun berkesan.
“Kita sibuk masing-masing, jadi kadang ketemunya cuma 5.000 detik atau sekitar satu jam lebih. Tapi kalau ditulis 5.000 detik rasanya lebih bermakna daripada cuma ‘satu jam’,” jelas Titi.
Pop–Dangdut: Menyatukan Dua Dunia
Kolaborasi ini memadukan pop yang menjadi ciri khas Titi DJ dengan dangdut yang melekat pada Thomas. Menurut keduanya, proses penyatuan dua genre ini berjalan alami.
“Enggak susah karena kita dibantu Edwin Saladin dan Irfana sebagai produser. Workshop bareng, cari titik tengahnya,” ujar Titi.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin “sok dangdut” karena tahu dangdut memiliki teknik dan cengkok yang khas.
“Kalau full dangdut, aku nggak mungkin. Cengkok dangdut itu harus benar. Kalau nyanyi sembarangan, bisa dihujat. Jadi porsinya pas—aku nyanyi bagian pop, Dul yang dangdut.”
Thomas menambahkan, “Bagian pop aku dikit. Dari tengah sampai belakang mulai dangdutan. Porsinya sudah diatur, aman.”
Respon Positif & Rencana ke Depan
Titi DJ mengungkapkan bahwa banyak pendengar dari berbagai usia merasa relate dengan lirik lagu tersebut.
“Banyak yang bilang, ‘Ih, ini gue banget’. Karena liriknya tentang keseharian kita—janjian ketemu sebentar, nanya jadwal, pulang kantor ketemuan bentar. Jadi sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari,” katanya.
Proses pembuatan lagu juga berlangsung cepat.
“Bikin lagunya cuma tiga hari. Musiknya juga nggak lama. Rekamannya seru, fun, ketawa-ketawa,” tambah Titi.
Ketika ditanya soal rencana album pop-dangdut, Titi dan Thomas tak menutup peluang.
“Kalau single ini sukses, tentu saja kita mau bikin lagu-lagu berikutnya, bahkan mungkin album. Karena ternyata seru banget bikin karya yang mix antara pop dan dangdut,” ujar Titi.
Penampilan keduanya di IDA 2025 pun menjadi salah satu kolaborasi paling segar malam itu, memperlihatkan bahwa perpaduan pop dan dangdut dapat melahirkan warna musik baru yang menarik.