WASHINGTON D.C. - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, hari ini mengumumkan tindakan bersejarah untuk menghapus standar Efisiensi Bahan Bakar Rata-Rata Perusahaan (Corporate Average Fuel Economy/CAFE) yang diberlakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Dalam sebuah pernyataan di hadapan para eksekutif industri otomotif dan anggota kongres, Trump mengklaim langkah ini akan menghemat biaya bagi konsumen Amerika, melindungi lapangan kerja di sektor otomotif, dan membuat pembelian mobil baru jauh lebih terjangkau dan lebih aman.
Trump secara resmi menyatakan bahwa pemerintahannya mengakhiri standar CAFE yang disebutnya "sangat membebani" dan "mengerikan" yang diberlakukan oleh Joe Biden.
"Kami secara resmi mengakhiri standar CAFE yang sangat membebani, mengerikan, yang memaksakan pembatasan mahal dan segala macam masalah," kata Trump. Ia menuding peraturan Biden, termasuk mandat kendaraan listrik (EV) yang "gila," telah menyebabkan harga mobil meroket lebih dari 25%.
Mengakhiri "Skema New Green Scam" dan Fokus pada Pilihan Konsumen
Presiden Trump menggambarkan tindakannya sebagai "satu langkah lagi untuk membunuh Skema New Green Scam," yang diklaimnya berupaya mengakhiri mobil bertenaga bensin, meskipun AS memiliki cadangan bensin terbesar.
"Orang-orang menginginkan mobil bensin," tegas Trump. "Mereka menginginkan segalanya. Mereka menginginkan listrik. Mereka ingin punya banyak alternatif, tetapi mereka memang menginginkan mobil bensin. Saat ini, mobil bensin memimpin jauh."
Menteri Transportasi, Shan Duffy, yang hadir, menjelaskan bahwa aturan Biden menggunakan perhitungan yang tidak sesuai, memasukkan EV dan hibrida untuk mencapai standar 62 mil per galonyang menurutnya "sama sekali tidak dapat dicapai."
"Apa yang dilakukan Demokrat bukanlah membuat mobil lebih terjangkau, mereka justru membuatnya kurang terjangkau," kata Duffy. Ia menambahkan bahwa peraturan baru ini akan memungkinkan produsen mobil membuat kendaraan yang diinginkan konsumen, bukan yang diinginkan oleh pemerintahan sebelumnya.
Penghematan Biaya dan Gelombang Investasi
Pemerintahan Trump memperkirakan tindakan ini akan menghemat biaya rata-rata konsumen setidaknya $1.000 dari harga mobil baru, dan kemungkinan jauh lebih banyak.
Acara tersebut juga menyoroti gelombang investasi di sektor otomotif AS. Di bawah pemerintahan Trump, $70 miliar kini diinvestasikan dalam industri mobil Amerika.
• Ford mengumumkan akan menginvestasikan $5 miliar di pabrik-pabriknya di Kentucky dan Michigan, menciptakan setidaknya 4.000 pekerjaan baru.
• Stellantis mengumumkan akan menginvestasikan $13 miliar untuk memperluas manufaktur di AS lebih dari 50% dan membuka fasilitas baru, menciptakan 5.000 pekerjaan tambahan.
• General Motors berencana menginvestasikan $4 miliar untuk membawa kembali manufaktur ke Amerika Serikat dari Meksiko.
Produksi mobil AS, yang sempat turun 5% di bawah Biden, dilaporkan telah melonjak 10% sejauh tahun ini.
Insentif Pajak dan Mobil Kecil "K-Car"
Selain perubahan standar CAFE, Trump menyoroti insentif pajak yang ada di "tagihan besar yang indah" (big beautiful bill), yang menurutnya akan berdampak besar.
"Anda meminjam uang untuk membeli mobil, Anda diperbolehkan untuk mengurangi bunga dari pajak penghasilan Anda," jelas Trump. Tom Castrredo, Ketua National Automobile Dealers Association, mengonfirmasi bahwa hal ini dapat menghemat pembeli ratusan hingga ribuan dolar.
Lebih lanjut, Presiden Trump mengumumkan bahwa ia telah memberi wewenang kepada Menteri Duffy untuk segera menyetujui produksi mobil berukuran sangat kecil—mirip dengan "K-car" yang populer di Jepang dan Korea Selatan—yang saat ini tidak diizinkan untuk dibuat di AS. Langkah ini bertujuan untuk memberi konsumen pilihan kendaraan yang "sangat bagus dan lebih murah."
Kritik dan Komentar Pedas
Presiden Trump menggunakan kesempatan itu untuk menyerang kebijakan pemerintahan sebelumnya dan lawan politiknya. Ia mengklaim bahwa segala sesuatu—mulai dari telur hingga harga mobil—telah "melambung tinggi" di bawah Biden dan menyebut pernyataan Demokrat tentang "keterjangkauan" (affordability) sebagai "tipuan" (con job).
Anggota Kongres Ted Cruz (R-TX) mendukung klaim Trump, mengatakan bahwa peraturan CAFE sebelumnya membuat mobil lebih mahal dan memaksa produsen menggunakan "plastik alih-alih baja" untuk membuat kendaraan lebih ringan, yang berakibat pada keselamatan.
"Anda secara harfiah menyelamatkan nyawa orang," kata Senator Cruz kepada Trump.
Dalam sesi tanya jawab singkat, Trump juga menyentuh berbagai isu sensitif:
• Imigrasi: Ia menyebut walikota Minneapolis sebagai "orang bodoh" karena bangga memiliki komunitas Somalia terbesar dan menuduh imigran Somalia telah "menghancurkan Minnesota."
• Jack Smith: Jaksa khusus yang mengadilinya disebutnya sebagai "preman," "jaksa yang gagal," dan "orang jahat."
• Venezuela: Klaim bahwa Venezuela telah mengosongkan penjara dan institusi mentalnya ke AS.
Presiden mengakhiri pidatonya dengan optimisme, menyatakan bahwa "keajaiban sedang terjadi" di Amerika Serikat, yang dipimpin oleh "revolusi bisnis" dan "revolusi pekerjaan."