Jakarta 1 Desember 2025- Penampilan Mutia dan Valen menjadi salah satu momen paling seru dalam panggung kompetisi malam itu. Membawakan lagu penuh emosi dan dinamika hubungan cinta–benci, keduanya sukses membuat suasana studio berubah total dengan energi yang meledak-ledak.
Sejak intro lagu, Mutia dan Valen langsung mencuri perhatian lewat interaksi “berantem manja” yang terasa natural. Lirik seperti “Ku bilang benci aku rindu… Ku bilang bosan aku sayang…” mereka bawakan dengan pola saling menyindir yang justru menghidupkan penampilan. Chemistry kedua penyanyi muda ini membuat penonton ikut hanyut dalam vibes hubungan yang ribut–tapi–sayang.
Para juri pun dibuat terpukau.
“Staminanya stabil banget, padahal tadi sudah battle. Kalian tetap energik dan ekspresinya dapet!” puji salah satu juri.
Juri lain menambahkan bahwa kesan kesal keduanya terasa nyata sehingga semakin menghidupkan cerita lagu. “Mutianya kelihatan kesel sama Valen, Valennya juga bete. Jadi berasa diajak berantem beneran.”
Namun beberapa catatan tetap diberikan, terutama untuk Mutia yang dikenal memiliki suara kuat.
“Di lagu ini harusnya lebih lembut sedikit, lebih centil. Jangan terlalu keras kepala atau kelihatan ngajak berantem, tapi lebih ke ngambek manja. Ekspresinya harus merayu tapi gengsi,” pesan juri.
Momen lucu terjadi ketika para juri diminta mencontohkan ekspresi “centil tapi gengsi” tersebut. Dewi Perssik bahkan turun langsung memberikan contoh gesture dan mimik wajah, lengkap dengan Zahra yang membantu menyanyikan bagian lirik. Penonton pun pecah oleh tingkah spontan dan ekspresif para juri.
Setelah melihat contoh dari Dewi, Mutia diminta mempraktikkan ulang. Hasilnya? Juri serempak mengapresiasi karena Mutia berhasil meniru nuansa “gengsi tapi cinta” sesuai karakter lagu.
Penampilan ini menutup kompetisi malam itu dengan warna berbeda—penuh drama, tawa, dan energi khas remaja yang sedang jatuh cinta tapi tak mau mengaku.
Para juri memberikan doa dan dukungan untuk keduanya.
“Kalian keren banget malam ini. Semoga sukses dan lancar terus perjalanan kalian,” tutup mereka.
Mutia dan Valen membuktikan bahwa chemistry, interpretasi, dan ekspresi bisa menjadi kunci penampilan yang membekas di benak penonton. Para pendukung pun bersorak lantang, merayakan duet penuh emosi tersebut.