Washington, D.C. — Lady Usha Vance tampil memberikan sambutan menyentuh dalam acara perakitan paket bantuan (care-packages) bagi keluarga militer yang digelar di Joint Base Andrews, Amerika Serikat. Acara tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Amerika (American Red Cross) dan dihadiri oleh para relawan, prajurit, serta keluarga militer.
Dalam pidatonya, Lady Usha mengawali dengan apresiasi khusus kepada Dr. Jordan, salah satu figur penting di Palang Merah yang akan memasuki masa pensiun setelah 13 tahun mengabdi. “Mari kita berikan tepuk tangan untuk dedikasi 13 tahun yang luar biasa,” ujarnya memberi penghormatan.
Lady Usha juga menyampaikan rasa bangga dapat kembali ke Joint Base Andrews, yang ia sebut sebagai “America’s airfield,” sebuah pangkalan udara yang memiliki peran vital bagi Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa baik dirinya maupun suaminya, Wakil Presiden JD Vance, selalu terinspirasi oleh profesionalisme serta pengabdian seluruh personel yang bertugas di pangkalan tersebut.
Acara penyusunan paket bantuan ini merupakan tradisi panjang Palang Merah sejak Perang Dunia I. Hingga kini, lebih dari 220.000 keluarga militer aktif dan veteran menerima dukungan Palang Merah setiap tahun, mulai dari bantuan darurat hingga dukungan emosional ketika mereka membutuhkan.
“Merupakan kehormatan bisa berkontribusi dalam warisan pengabdian ini,” kata Lady Usha. Ia mengingatkan bahwa memasuki musim liburan, masyarakat diajak untuk kembali meneguhkan kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang menjalani tugas berat demi negara.
Usha Vance juga memberikan penghormatan kepada Ibu Negara Melania Trump, yang hadir dalam acara tersebut. Ia menyebut Melania sebagai sosok yang memiliki komitmen besar pada kesejahteraan anak-anak dan keluarga militer. “Upayanya memberikan harapan bagi begitu banyak rumah tangga,” tutur Usha.
Acara kemudian ditutup dengan perkenalan resmi Lady Usha terhadap Ibu Negara. “Merupakan kehormatan berdiri di sini bersamanya. Mohon sambut Ibu Negara, Mrs. Melania Trump,” ucapnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Acara ini menjadi simbol solidaritas dan dukungan nyata bagi keluarga anggota militer yang terus berkorban menjaga keamanan negara.