Qatar — Balapan penuh tensi tinggi terjadi pada seri penultimate Formula 1 musim ini. Tiga kandidat juara dunia — Lando Norris, Max Verstappen, dan Oscar Piastri — sama-sama harus menjalani duel hidup-mati di bawah lampu sirkuit Lusail. Pada akhirnya, Max Verstappen keluar sebagai pemenang, mempertahankan peluang merebut titel hingga seri final di Abu Dhabi.
Start Panas: Piastri Melonjak, Verstappen Langsung Salip Norris
Begitu lampu padam, Oscar Piastri mencuri perhatian dengan start brilian. Sementara itu, Verstappen mendapatkan slipstream ideal untuk menyalip Norris sebelum tikungan pertama. Norris turun ke P3, sebuah situasi yang sangat merugikan dalam pertarungan gelar.
Sergio Antonelli dan Carlos Sainz juga melakukan start agresif, sementara George Russell dan Isack Hadjar kehilangan banyak posisi.
Insiden dan Safety Car
Persaingan makin panas saat Nico Hülkenberg dan Pierre Gasly bersenggolan ketika berebut P9. Hulkenberg kehilangan ban belakang, Gasly mengalami puncture, dan Safety Car pun masuk.
Di momen ini, Red Bull memainkan strategi berani: Verstappen masuk pit, sementara McLaren membiarkan Norris dan Piastri tetap di lintasan.
Restart: Piastri Menjauh, Verstappen Menekan
Setelah restart, Piastri dan Norris melaju kencang, tetapi Verstappen tetap menjadi ancaman dengan pace yang lebih stabil. McLaren tidak punya banyak margin kesalahan — mereka harus membangun gap besar karena kehilangan fleksibilitas strategi.
Pit Stop Penentu
Piastri akhirnya masuk pit terlebih dahulu. McLaren menghindari double-stack dan memberikan stop cepat 2,2 detik untuk Norris. Namun, Verstappen makin kuat dengan strategi dua kali pit.
Piastri tampil berani, menyalip dua mobil sekaligus dan naik ke P3 dengan DRS di lintasan lurus utama. Ia tetap menjadi kandidat juara dunia.
Drama Menjelang Akhir
Beberapa insiden nyaris mengubah jalannya perebutan gelar:
• Oliver Bearman mendapat 10-second stop-go penalty akibat kesalahan pemasangan ban.
• Norris hampir kehilangan kendali di tikungan cepat dan melintir di atas kerb.
• Hajar mengalami puncture saat berada di posisi ke-6.
• Antonelli tiba-tiba melambat, membuat Norris bisa menyalip dan merebut P4.
Posisi ini sangat krusial: Norris mempertahankan peluangnya dan memperkecil kerugian poin.
Finis: Verstappen Menang, Perebutan Gelar Makin Memanas
Max Verstappen meraih kemenangan ke-17 musim ini, menjaga selisih tetap hidup menuju seri pamungkas.
Hasil 3 Besar:
1. Max Verstappen – Red Bull
2. Oscar Piastri – McLaren
3. Carlos Sainz – Ferrari
Lando Norris finis P4, yang berarti:
SELISIH POIN MENUJU ABU DHABI: 12 POIN
Tiga pebalap masih bisa menjadi Juara Dunia Formula 1 2025:
• Lando Norris (McLaren) – Pemuncak klasemen
• Max Verstappen (Red Bull) – Selisih 12 poin
• Oscar Piastri (McLaren) – Masih punya peluang matematis
Pertarungan terakhir akan digelar di Yas Marina, dan ketiga kandidat juara akan memulai dengan peluang nyata.
Kesimpulan: Jangan rencana apa pun Minggu depan
Dengan hanya satu balapan tersisa, dunia Formula 1 punya final yang dramatis:
Norris vs. Verstappen vs. Piastri — perebutan gelar