Jakarta — Malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2025 menghadirkan suasana emosional ketika produser senior Mira Lesmana dan aktor sekaligus produser Nicholas Saputra naik ke panggung untuk menerima salah satu penghargaan utama. Kehadiran keduanya langsung disambut hangat para insan film, menyusul keberhasilan karya mereka yang mendapatkan dukungan kuat dari penonton lintas generasi.
Dalam ucapannya , Mira Lesmana menggambarkan bagaimana sebuah karya film dapat meninggalkan jejak panjang dalam ingatan para penikmatnya.
“Melalui kejernihan imajinasi, setiap adegan dan narasi terus tinggal dalam memori. Ini adalah kehormatan bagi karya yang mampu mengubah cara kita melihat, merasakan, dan menghargai dunia,” ujarnya.
Nicholas Saputra kemudian membagikan pengalaman menarik dari proses diskusi kelompok terarah (FGD) yang mereka lakukan bersama penonton remaja hingga pelajar SMA. Temuan tersebut menunjukkan bahwa mayoritas penonton muda lebih sering menikmati film melalui layar kecil dan jarang pergi ke bioskop.
“Karena itu kami bertekad membawa mereka kembali ke layar lebar. Dan mereka datang—bukan hanya datang, tapi benar-benar mencintai film ini,” ujar Nicholas.
Dalam momen penuh rasa syukur itu, keduanya menyampaikan terima kasih mendalam kepada para penonton muda yang memberikan dukungan besar terhadap film mereka dalam ajang FFI tahun ini.
“Terima kasih untuk para remaja, para penonton muda. Terima kasih Millennial karena sudah membuka hati untuk film ini. Tetaplah pergi ke bioskop,” kata Mira.
Nicholas menambahkan bahwa ia tidak menyiapkan ucapan khusus, namun ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim serta para pemeran film, termasuk Elle, Lea, dan Jasmine yang hadir di lokasi.
“Terima kasih untuk semua penonton yang sudah memilih. Dan terima kasih untuk para pemeran Rangga dan Cinta. Terima kasih banyak.”
Malam Anugerah FFI 2025 kembali menjadi bukti bahwa karya film bukan sekadar tontonan, tetapi medium pengalaman bersama yang mempertemukan berbagai generasi dalam cinta yang sama terhadap sinema.