LONDON – Nuansa haru, keanggunan, dan penghormatan memenuhi Royal Albert Hall pada malam Festival of Remembrance 2025, ketika Catherine, Princess of Wales, hadir dengan pesona klasik yang memukau. Meski Pangeran William tengah berada di Brasil untuk ajang Earthshot Prize Awards, sang putri dengan anggun meneruskan tradisi kerajaan di London, ditemani oleh putra sulung mereka, Pangeran George.
Festival tahun ini memiliki makna mendalam, menandai 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II. Acara tersebut dihadiri oleh Raja Charles III dan Ratu Camilla, yang bersama-sama memberikan penghormatan kepada para anggota angkatan bersenjata dan keluarga mereka. Melalui musik, kisah pribadi, dan refleksi mendalam, malam itu menjadi pengingat akan keberanian dan pengorbanan generasi masa lalu yang membentuk dunia saat ini.
Dalam momen penuh makna tersebut, Princess Catherine tampil sebagai simbol kontinuitas, kasih, dan keteguhan hati. Ia mengenakan gaun rancangan Alessandra Rich, berupa enverse lace dan macardo-trimmed crepe dasheen peplum midi dress berwarna hitam dengan kerah putih yang elegan — gaya yang terinspirasi mode 1940-an, selaras dengan tema penghormatan kepada generasi perang.
Perhiasan yang dikenakan Catherine pun sarat makna simbolis. Di dadanya tersemat bros HMS Glasgow, karya perajin perhiasan James Porter & Son, disandingkan dengan bunga poppy buatan tangan dari Izzy Ager (Lock & Co.) yang terbuat dari sutra, kaca, dan bahan alami — melambangkan pengingat akan jasa mereka yang gugur. Namun yang paling menyentuh hati publik adalah anting mutiara peninggalan Ratu Elizabeth II, yang Catherine kenakan sebagai bentuk penghormatan halus kepada mendiang sang ratu — sosok yang dikenal dengan dedikasi dan kelembutannya.
Tatanan rambut yang sederhana dan rapi menonjolkan senyum hangat Catherine, sementara sepatu hak runcing hitam dan stoking tipis melengkapi penampilan klasik nan berwibawa. Tak sedikit pengamat mode yang menilai penampilan Catherine sebagai perpaduan sempurna antara warisan Putri Diana dan sentuhan modern dirinya sendiri.
Begitu Catherine memasuki aula, media sosial langsung dibanjiri pujian. Banyak warganet menyebutnya “absolutely stunning” dan menilai penampilannya malam itu sebagai bentuk penghormatan yang indah, menghubungkan masa lalu dan masa kini.
Lebih dari sekadar penampilan menawan, kehadiran Princess Catherine di Festival of Remembrance 2025 mencerminkan makna sejati dari warisan kerajaan Inggris — menghormati masa lalu, meneladani nilai-nilai pengabdian dua sosok besar yang mendahuluinya, Ratu Elizabeth II dan Putri Diana, sekaligus mewakili generasi baru monarki yang penuh empati dan harapan.