Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

PM Lee Puji Kepemimpinan Malaysia, Bahas Arah Baru ASEAN Menuju Dunia Multipolar

Selasa, 28/10/2025
 PM Lee Puji Kepemimpinan Malaysia, Bahas Arah Baru ASEAN Menuju Dunia Multipolar
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong ( Dok CNA)

KUALA LUMPUR, 28 Oktober 2025 — Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong memuji kepemimpinan Perdana Menteri Anoa dan Malaysia atas keberhasilan mereka memimpin Keketuaan ASEAN 2025, yang dinilai membawa kemajuan signifikan di tengah situasi global yang penuh tantangan.

Dalam konferensi pers usai KTT ASEAN, PM Lee menyampaikan apresiasinya terhadap sejumlah capaian penting di bawah kepemimpinan Malaysia tahun ini.

“Saya mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Anoa atas keberhasilan memimpin ASEAN melalui tahun yang penuh tantangan dan peristiwa penting,” ujar PM Lee. “ASEAN telah mencatat banyak pencapaian, termasuk penerimaan Timor Leste sebagai anggota ke-11.”

Capaian Besar ASEAN 2025 di Bawah Malaysia

PM Lee menyoroti sederet langkah konkret yang dicapai ASEAN tahun ini, antara lain:

• Penerimaan Timor Leste sebagai anggota resmi ASEAN.

• Peningkatan ASEAN Trade and Investment Agreement (ATIGA) untuk memperkuat integrasi ekonomi kawasan.

• Penyelesaian substansial ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA).

• Penanganan isu-isu sensitif seperti bantuan kemanusiaan untuk Myanmarpascagempa bumi dan penurunan ketegangan perbatasan antara Kamboja dan Thailand.

ASEAN juga memperkuat kemitraannya dengan sejumlah negara mitra tradisional seperti Cina, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Amerika Serikat, serta memperluas hubungan dengan mitra baru seperti Kanada, Uni Eropa, dan GCC (Dewan Kerja Sama Teluk).

Filipina Siap Ambil Alih, Singapura Menyusul 2027

Menjelang berakhirnya keketuaan Malaysia, Filipina akan menjadi tuan rumah ASEAN 2026. PM Lee menegaskan bahwa Singapura siap mendukung Filipina dan akan melanjutkan momentum ini ketika mengambil alih kepemimpinan pada 2027.

“Setiap ketua ASEAN membangun dari capaian sebelumnya. Kami akan terus memperkuat integrasi ekonomi dan memperluas kerja sama digital serta ekonomi hijau,” ujarnya.

Hubungan ASEAN–AS dan China

Mengenai hubungan dengan dua kekuatan besar dunia, PM Lee menegaskan bahwa seluruh negara ASEAN menginginkan hubungan baik dengan Amerika Serikat dan China.

Pertemuan dengan Presiden Donald Trump disebut berjalan positif, dengan penegasan kembali komitmen AS terhadap stabilitas dan kemitraan di kawasan.

“Semua negara ASEAN ingin menjaga hubungan yang kuat dengan AS, yang tetap menjadi mitra penting dalam investasi, teknologi, dan keamanan kawasan,” ujar Lee.

Sementara itu, hubungan dengan China juga terus berkembang melalui peningkatan perjanjian perdagangan bebas dan kerja sama ekonomi digital.

Menuju Dunia Multipolar

PM Lee menegaskan bahwa ASEAN kini berada dalam masa transisi menuju tatanan dunia multipolar, di mana kekuatan global tidak lagi terpusat pada satu atau dua negara.

“Dunia multipolar tidak otomatis berarti kerja sama akan terjalin dengan baik. Kita harus menciptakannya. ASEAN memiliki peran penting dalam membentuk norma dan arsitektur kerja sama di kawasan,” jelasnya.

Timor Leste Resmi Jadi Anggota ASEAN

Terkait Timor Leste, PM Lee menegaskan bahwa keanggotaan negara itu menandai penyatuan penuh Asia Tenggara. Namun, ia menekankan bahwa pekerjaan belum selesai.

“Menjadi anggota hanyalah langkah pertama. Timor Leste masih perlu mengintegrasikan ekonominya, dan Singapura siap membantu dengan program pembangunan kapasitas,” katanya.

Visi ke Depan

Menutup pernyataannya, PM Lee menegaskan bahwa persatuan dan kecepatan bertindak menjadi kunci agar ASEAN tetap relevan dan kuat.

“Banyak yang dipertaruhkan. Jika ASEAN terpecah, kita akan kehilangan kesempatan untuk membentuk masa depan kita sendiri,” ujarnya.

“Tetapi jika kita bersatu dan bertindak cepat, ASEAN dapat menjadi pusat stabilitas dan kemajuan di dunia yang sedang berubah.”

KTT ASEAN 2025 di bawah kepemimpinan Malaysia dinilai sebagai salah satu yang paling produktif dalam beberapa tahun terakhir. Dengan integrasi ekonomi yang makin erat, kemitraan global yang meluas, dan komitmen kuat terhadap persatuan, ASEAN dinilai siap menghadapi era baru dunia multipolar dengan keyakinan dan arah yang jelas.

Tags

Terkini