Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Anggy Umbara Angkat Isu Bullying ke Layar Lebar Lewat Film OZORA

Rabu, 22/10/2025

Jakarta, 22 Oktober 2025 — Sutradara dan produser  kondang Anggy Umbara kembali menghadirkan karya terbaru bertema sosial berjudul OZORA: Penganiayaan Brutal Penguasa Brutal. Film ini terinspirasi dari kisah nyata kasus bullying yang sempat viral dan dinilai penting untuk diangkat ke layar lebar sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya kekerasan di lingkungan sekolah dan remaja.

Saya merasa film ini penting banget untuk dibuat karena isu bullying terus terjadi di negara kita. Ini bukan sekadar cerita, tapi keresahan saya sebagai orang tua juga,” ujar Anggy saat ditemui di peluncuran trailer dan poster Azora di XXI Kemang Village, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).

Menurut Anggy, proses pembuatan Ozora cukup menantang karena film ini harus autentik dan setia pada kisah aslinya. “Sekitar 90 persen cerita di film ini sama persis dengan kejadian sebenarnya. Jadi, kami enggak main-main. Ini harus benar-benar jujur dan menyentuh,” tegasnya.

Film OZORA  digarap di bawah kolaborasi berbagai rumah produksi, termasuk Umbara Brothers, PMS 786, Makara Studio, ANZ Pictures, serta The DB Film Factory dari Malaysia yang akan menangani distribusi internasional.

Menariknya, proses pemilihan pemain dilakukan langsung oleh Anggy. Ia menuturkan, sejak awal ia sudah membidik Chicco Jerikho untuk memerankan karakter utama Jonathan — seorang ayah tegas asal Timur Indonesia yang berjuang menegakkan keadilan bagi anaknya. “Pilihan pertama langsung Chicco. Begitu ngobrol, ternyata dia juga tertarik banget. Jadi langsung deal tanpa pikir panjang,” ungkap Anggy.

Selain Chicco, film ini juga dibintangi oleh Yasusa, yang berperan sebagai Mario Denis — tokoh antagonis pelaku penganiayaan — serta Yardin Ki, aktor pendatang baru yang dipercaya membawa kedalaman emosi dalam peran yang kompleks.

Anggy mengaku syuting berlangsung selama 25 hari di wilayah Jabodetabek, dengan dukungan penuh dari tim produksi dan mitra kreatifnya. Ia sendiri bertindak sebagai produser, sementara kursi sutradara diisi oleh saudaranya, Bonti Umbara.

Meski istrinya terlibat sebagai komisaris dan eksekutif produser di perusahaan produksinya, Anggy mengaku sang istri tidak ikut campur dalam proses kreatif. “Biasanya saya udah punya bank ide sendiri. Kalau filmnya udah jalan, baru saya kasih tahu. Dia lebih banyak mantau dari belakang aja,” katanya sambil tersenyum.

Film Ozora  dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 4 Desember 2025, dan diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat tentang bahaya dan dampak nyata bullying.

Lewat film ini, saya ingin mengajak penonton untuk peduli, untuk berhenti diam. Karena setiap anak punya hak untuk merasa aman dan dihargai,” tutup Anggy.

Tags

Terkini