Cadwell Park, Inggris — Dunia superbike kembali kedatangan sosok eksklusif yang memadukan dua DNA legendaris: presisi Italia dan performa Jepang. Inilah Bimota KB4 998 Rimini, motor track-only yang baru saja diuji di sirkuit Cadwell Park oleh tim MCN (Motorcycle News).
Sekilas, motor ini tampak seperti superbike eksotik biasa. Namun di balik fairing karbonnya tersembunyi filosofi teknik yang unik. Huruf “K” menandakan mesin dari Kawasaki, “B” untuk Bimota, 998 adalah kapasitas mesinnya, dan “Rimini” menegaskan asal tempat produksinya di pesisir timur Italia — tak jauh dari kampung halaman Valentino Rossi.
Kawasaki ZX-10R di Tubuh Bimota
Bimota KB4 998 Rimini sejatinya adalah gabungan dari mesin dan teknologi Kawasaki ZX-10R dengan sasis khas Bimota. Mesin, knalpot, elektronik, suspensi, roda, hingga sistem pengereman diambil dari superbike andalan Kawasaki.
Namun yang membuatnya istimewa adalah rangka tubular trellis steel dengan plat aluminium CNCdan seluruh bodi berbahan carbon fibre — termasuk fairing, tangki, serta unit jok belakang yang berdiri sendiri.
Semua bisa disetel sesuai kebutuhan: kekakuan rangka, tinggi mesin, offset kemudi, hingga ketinggian sasis. Bahkan sistem sayap aerodinamis aktif yang dipasang di depan bisa menyesuaikan sudutnya menggunakan motor servo — menambah downforce di bawah 100 mph, lalu merata untuk kecepatan puncak, dan ikut bekerja saat pengereman.
Eksklusif dan Mahal
Dengan segala teknologi tersebut, jangan heran jika harga motor ini mencapai £37.777 atau sekitar Rp 760 juta. Produksinya pun sangat terbatas — hanya 250 unit di seluruh dunia, dan unit yang diuji adalah nomor 95.
KB4 998 Rimini bukan hanya pajangan mewah; motor ini juga sudah mencicipi ajang World Superbike (WSBK) lewat pembalap Axel Bassani dan Alex Lowes di bawah tim pabrikan Kawasaki.
Rasa Berkendara: Di Antara Jalanan dan Sirkuit
Meski berstatus motor lintasan, posisi berkendara KB4 998 Rimini terasa alami dan ergonomis. Dibandingkan dengan Honda CBR1000RR-R Fireblade atau BMW S1000RR, Bimota ini berada di titik tengah yang nyaman bagi pengendara tinggi
Di lintasan Cadwell Park, karakter mesin ZX-10R tetap terasa kuat: halus, bertenaga, dan sangat responsif di putaran atas. Gearbox-nya presisi meski sedikit panjang untuk tikungan lambat. Rem depan sedikit lembut layaknya ZX-10 standar, tapi tak mengganggu performa keseluruhan.
Di sisi lain, kestabilan dan traksi ban menjadi nilai jual utama. KB4 998 Rimini terasa seperti kombinasi antara motor jalan raya dan Superstock racer — tidak terlalu kaku, tapi sangat planted dan memberi kepercayaan diri luar biasa saat masuk tikungan cepat.
Tidak Legal di Jalan Raya Inggris
Sayangnya, meskipun dilengkapi lampu, spion, dan sein, KB4 998 Rimini tidak lolos regulasi Euro 5+, sehingga hanya bisa digunakan di lintasan Inggris. Namun di beberapa negara lain, superbike ini masih bisa diregistrasi untuk penggunaan jalan raya.
Meski begitu, bagi sebagian orang, Bimota KB4 998 Rimini bukan sekadar alat balap — melainkan karya seni teknik. Motor ini sama indahnya untuk dikendarai di sirkuit, maupun dipajang di ruang tamu.
Dengan kombinasi keindahan Italia dan performa Jepang, Bimota KB4 998 Rimini membuktikan bahwa eksklusivitas dan kecepatan masih bisa bersatu dalam satu paket yang benar-benar special.