Jakarta, 18 September 2025 — Sutradara Bounty Umbara mengungkap tantangan besar dalam proses produksi film horor religi terbaru, Jembatan Shiratal Mustaqim. Film yang diproduksi Dee Company ini resmi merilis trailer dan poster perdananya di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (18/9).
Menurut Bounty, tantangan terbesar terletak pada proses penciptaan visual dunia akhirat. “Bagaimana bentuk akhirat itu saja sudah sulit sekali. Kita harus membayangkan sesuatu yang tidak pernah dilihat manusia. Jadi butuh diskusi panjang untuk menyepakati bentuk visual yang paling mungkin kita kerjakan,” ujarnya.
Bounty menjelaskan, proses kreatif dibagi ke dalam beberapa fase. Fase pertama adalah perancangan konsep visual bersama Orange Room dan Karavan Studio. Fase kedua, saat syuting, tim harus beradaptasi dengan konsep yang sudah ditetapkan. Fase ketiga, yang kini tengah berlangsung, adalah adaptasi di tahap post-production dengan menambahkan elemen CGI pada adegan-adegan yang belum memiliki visual lengkap.
Film ini tidak hanya menggambarkan neraka, tetapi juga surga serta padang mahsyar. “Challenge terbesar justru di CGI. Karena kita membangun dunia akhirat, mulai dari jembatan Shiratal Mustaqim, surga, hingga neraka. Semuanya harus digarap sedetail mungkin agar bisa sampai ke penonton,” jelas Bounty.
Jembatan Shiratal Mustaqim digarap dengan sentuhan efek visual modern dan menghadirkan bintang-bintang papan atas seperti Imelda Therinne, Raihan Khan, Agus Kuncoro, Mike Lucock, Rory Asyari, dan Eduwart Manalu. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 9 Oktober 2025.