SENAYAN , JAKARTA – Setelah ramai kasus hujatan terhadap keluarganya, terutama adik-adik dan ibunya yang ikut terseret isu miring di media sosial, Betrand Peto Putra Onsu alias Onyo akhirnya buka suara. Ditemui usai bermain bola di Lapangan B, Senayan, Senin (4/8), Onyo menyampaikan kekesalannya terhadap pihak-pihak yang dianggap sudah melewati batas.
“Udah aku bilang dari kemarin, langsung diproses aja. Karena kalau orang kayak gitu didiemin, enggak bakalan berubah juga,” ujar Onyo tegas.
Kasus ini bermula dari unggahan sebuah akun di media sosial yang menuding berbagai hal negatif terhadap ibu dan adik-adik Onyo. Tudingan tersebut menurut Onyo tidak hanya menyakiti perasaan keluarga, tetapi juga mencoreng nama baik mereka.
“Ayah udah tahu, aku tuh gimana kalau urusannya tentang adik-adik. Aku enggak tinggal diam. Kalau aku dihujat, aku masih bisa diam. Tapi kalau adik-adik, beda urusannya,” lanjutnya.
Menurut Onyo, laporan atas kasus ini sudah resmi dilayangkan dan tengah diproses oleh pihak berwajib. Ia juga mengaku sempat menghubungi akun yang bersangkutan melalui pesan langsung (DM), namun tak mendapat respons. Bahkan, akun tersebut sempat menghilang setelah kejadian viral itu.
“Aku sempat DM, tapi enggak dibalas. Pas dicek lagi, akunnya udah hilang. Ya udah, aku serahin semua ke ayah,” katanya.
Ibu Juga Jadi Sasaran Fitnah
Selain adik-adiknya, sang ibu juga dikabarkan turut terkena imbas dari isu tak sedap, termasuk tuduhan perselingkuhan yang disebarkan lewat TikTok. Menurut Onyo, situasi ini sangat memukul sang bunda, yang belum lama ini juga sedang menghadapi kesedihan mendalam.
“Bunda juga pasti capek. Baru kehilangan juga kan. Jadi cobaan datang bertubi-tubi. Aku pikir masalah ini enggak perlu dipanjangin lagi. Laporin aja, masukin penjara udah selesai,” ucapnya.
Tidak Dendam, Tapi Kecewa
Saat ditanya apakah ia ingin bertemu langsung dengan pelaku penyebar isu, Onyo mengaku tak menutup kemungkinan. Ia berharap bisa mengetahui motif di balik penyebaran fitnah tersebut.
“Aku sih pengin ketemu. Mau tanya aja, kita salah apa. Apa pernah nyakitin dia sampai bisa ngomong sejahat itu ke keluarga kita?” kata Onyo.
Namun ketika ditanya apakah ia bersedia memaafkan jika pelaku meminta maaf, jawabannya tetap bijak.
“Aku juga punya ibu, jadi aku enggak tega juga kalau lihat ibu-ibu kayak gitu. Tapi aku juga enggak habis pikir, kok bisa seorang ibu ngomong kayak gitu ke anak kecil.”
Pesan untuk Adik-adik: Dengerin Koko, Bukan Orang Lain
Menutup pernyataannya, Onyo mengaku tak ingin kasus ini membuat adik-adiknya takut bersosialisasi atau trauma di kemudian hari. Ia hanya berharap adik-adiknya tetap percaya pada keluarga, bukan omongan warganet yang tak dikenal.
“Aku bilang ke Cici, jangan terlalu dengerin orang. Dengerin Koko, dengerin Bunda, dengerin Ayah. Bukan orang yang enggak dikenal,” tutupnya.