Jakarta – 19 Juli 2025 Sisca Saras kembali bersinar di jagat musik Indonesia. Sejak resmi lulus dari idol group JKT48 pada 2023, Sisca tak butuh waktu lama untuk menjejakkan kakinya kembali di dunia musik. Di bawah naungan label WeCord Evermore Indonesia, solois muda asal Jakarta ini telah merilis tiga single, termasuk “Tak Berakhir Sama” yang hadir dalam balutan ballad emosional pada Februari lalu.
Namun tak ingin terpaku pada satu warna, Sisca mengeksplorasi sisi musikalitasnya dengan merilis versi Retro dari single tersebut pada 18 Juli 2025. Ide ini lahir dari kolaborasi ringan bersama musisi Gery Gani yang awalnya hanya membuat cuplikan pendek lagu. Ternyata hasilnya begitu menjanjikan, hingga akhirnya dikembangkan menjadi versi penuh.
“Karena sebelumnya memakai genre ballad, tentu ada perubahan aransemen pada versi baru ini. Instrumen dan chord-nya disesuaikan agar nuansa Retro-nya lebih terasa,” ujar Sisca saat ditemui di Jakarta.
Sisca, yang memiliki nama lengkap Fransisca Saraswati Puspa Dewi, mengaku antusias dengan proses kreatif versi baru lagu ciptaannya ini. Meski sudah merasa nyaman dengan karakter ballad yang mendayu, menghadirkan versi Retro jadi tantangan tersendiri. “Kali ini harus lebih flowy, ringan, dan punya jiwa yang berbeda. Jadi cara bernyanyinya pun berubah,” ungkap Sisca.
Tak hanya sukses secara musikal, prestasi Sisca pun mulai diakui secara nasional. Pada ajang SCTV Music Awards 2025, Sisca dinobatkan sebagai Pendatang Baru Paling Ngetop, penghargaan musik pertamanya sejak bersolo karier. “Aku benar-benar tidak menyangka. Ini jadi penyemangat bahwa aku ingin serius dan dikenal lewat karya,” ucap penyuka budaya Thailand ini.
Gebrakan Sisca tidak berhenti di situ. Ia juga telah menyiapkan kejutan lain untuk para penggemarnya berupa single baru berjudul “Orang Biasa”, yang akan dirilis pada Agustus mendatang. Lagu ini merupakan kolaborasinya bersama musisi muda Aziz Hedra dan diproduseri oleh trio produser ternama, Laleilmanino.
“Ini salah satu wishlist terbesarku, bisa bekerja sama dengan Laleilmanino dan berduet dengan Aziz. Kak Iman Abdullah dari WeCord Evermore yang mencetuskan ide ini, dan aku langsung semangat banget,” cerita Sisca.
Dari proses kolaborasi ini, Sisca mengaku banyak belajar. “Laleilmanino mengajarkan pentingnya komitmen dalam berkarya. Mereka tetap mengejar ide meski sedang buntu. Sedangkan dari Aziz, aku belajar teknik bernyanyi duet yang baik. Meski dia pemalu, ternyata dia partner yang asik dan seru diajak kerja bareng,” katanya.
Menutup perbincangan, Sisca berharap kehadiran versi Retro dari “Tak Berakhir Sama” dapat menjangkau lebih banyak telinga. “Semoga versi ini bisa membuat orang yang awalnya kurang suka ballad jadi tertarik dan akhirnya juga mau dengar versi aslinya. Intinya, aku ingin terus menghadirkan karya yang jujur dan bisa dinikmati banyak orang.”
Single “Tak Berakhir Sama (Retro Version)” sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital mulai 18 Juli 2025. Jangan lewatkan juga kolaborasi spesial Sisca dan Aziz Hedra bulan depan!