Serial “Duren Jatuh” produksi SinemArt yang tayang di WeTV, menghadirkan kisah menarik dengan dinamika karakter yang unik. Arya Mohan dan Zoe Abbas Jackson, dua pemeran utama dalam serial ini, berbagi pengalaman mereka saat mendalami peran dan menghadapi tantangan di lokasi syuting.
Zoe, yang memerankan Ana, mengungkapkan bahwa karakter ini cukup berbeda dari peran-perannya sebelumnya. “Ana itu remaja yang sangat peka dan penuh semangat. Dia jatuh cinta pada Julian, tapi cenderung denial. Karakter ini sangat berbeda dari peran-peran saya sebelumnya yang sering tertindas atau banyak menangis. Kali ini, Ana lebih berani, tegas, dan sangat opinionated,” jelas Zoe.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya adalah mengendarai motor gede (moge) dalam beberapa adegan. “Aku sempat latihan, tapi jujur aja, motor matic aja masih agak kagok, apalagi moge. Ditambah lagi, setiap hari kita pakai motor yang berbeda, jadi buat menghindari risiko, akhirnya aku lebih banyak pakai stunt rider atau dibonceng aja,” katanya sambil tertawa.
Berbeda dengan Zoe, Arya justru menikmati pengalaman membawa moge di serial ini. “Saya memang suka banget bawa motor gede, jadi buat saya sih seru banget,” ujarnya.
Dari segi chemistry, Arya mengaku tidak mengalami kesulitan beradu akting dengan Zoe. “Dia lawan main yang enak banget, cepat nangkap arahan, jadi semuanya terasa natural,” ungkapnya. Namun, ia merasa ada perbedaan besar antara dirinya dengan karakter yang diperankan. “Karakter saya di sini begitu peduli sama orang lain sampai lupa sama dirinya sendiri. Sementara saya aslinya lebih fokus ke diri sendiri,” katanya sambil bercanda.
Selain chemistry dengan lawan main, Arya juga berbagi pengalaman bekerja dengan para aktor senior di Duren Jatuh. “Saya harus ekstra hati-hati dalam bersikap. Senior-senior seperti Nino Fernandez, Mario Lawalat dan Samuel Rizal, di sini sudah punya jam terbang tinggi, jadi saya harus selalu menghormati mereka. Tapi seiring waktu, setelah chemistry terbangun, kita jadi lebih akrab,” jelasnya.
Syuting yang dilakukan di Bali juga memberikan pengalaman yang berbeda bagi mereka. “Syuting di Bali itu rasanya beda banget, lebih santai. Kalau di Jakarta, selesai syuting langsung pulang. Tapi di Bali, kita tetap bareng di hotel yang sama, jadi chemistry-nya makin kuat,” kata Zoe.
Dengan cerita yang menarik dan pengalaman seru di balik layar, Duren Jatuh menjadi proyek yang sangat berkesan bagi Arya Mohan dan Zoe Abbas Jackson. “Seru banget! Kita udah kayak best friend semua di sini,” tutup mereka.