Pengacara Paula Verhoeven, Alvon Kurnia Palma, dalam persidangan gugatan cerai yang berlangsung hari ini, mengungkapkan bahwa timnya menghadirkan tiga saksi ahli yang kredibel untuk menjernihkan dalil-dalil yang telah diajukan selama ini. Menurut Alvon, para ahli ini dipilih karena keahliannya yang mendalam serta pemahamannya terhadap konteks perkara.
“Terima kasih kepada teman-teman yang telah meluangkan waktu. Hari ini, kami menghadirkan tiga orang ahli—pertama, ahli anak; kedua, ahli yang memahami konteks secara mendalam; dan ketiga, ahli digital forensic. Mereka merupakan figur yang kredibel dan tepat untuk menyangkal dalil-dalil yang selama ini disampaikan,” ungkap Alvon.
Rincian Saksi Ahli yang Dihadirkan
• Ahli Anak:
Saksi pertama adalah seorang ahli anak yang dihadirkan untuk memberikan penjelasan mengenai kondisi dan tumbuh kembang anak. Kehadirannya sangat penting untuk memastikan bahwa aspek kepentingan anak mendapat perhatian yang optimal dalam proses persidangan.
• Ahli Konteks (Pendalaman Dalil):
Saksi kedua, yang memiliki keahlian dalam memahami konteks perkara, diharapkan mampu menjernihkan teks-teks dan dalil-dalil terdahulu yang telah diajukan. Menurut Alvon, keterangan dari ahli ini sangat diperlukan agar hakim mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif, termasuk terkait bantahan soal isu perselingkuhan yang selama ini menjadi perdebatan.
• Ahli Digital Forensic:
Saksi ketiga adalah ahli digital forensic. Alvon menegaskan bahwa kehadiran ahli digital ini adalah untuk mengukur kredibilitas bukti elektronik yang disajikan. “Bukti elektronik harus diukur secara cermat, apakah memiliki penilaian yang tepat dan dapat dibandingkan. Tanpa adanya pembanding yang valid, bukti tersebut tidak kredibel dan tidak dapat dijadikan pegangan,” jelasnya.
Tanggapan terhadap Dalil-dalil Terdahulu
Alvon juga menyinggung mengenai pernyataan sebelumnya dari pakar telematika yang menyebutkan adanya kontak fisik antara Baim Wong dan Paula. “Memang, itu merupakan materi persidangan. Namun, fokus kami saat ini adalah menghadirkan ahli-ahli yang benar-benar terkait untuk menguatkan apa yang perlu diuatkan serta membantah dalil-dalil yang menurut kami tidak benar,” ujar Alvon.
Menurutnya, dengan menghadirkan ketiga saksi ahli tersebut, diharapkan hakim nantinya dapat menerima bantahan yang diajukan, baik soal isu perselingkuhan maupun aspek lain yang menjadi perdebatan. “Intinya adalah bagaimana memberikan kondisi terbaik bagi anak, sekaligus memastikan bahwa bukti elektronik yang ada sudah melalui proses evaluasi yang tepat,” tambahnya.