Eza Gionino, aktor yang telah lama malang melintang di dunia sinetron, mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan pola syuting yang lebih sehat saat ini. Dalam wawancara, Eza membahas bagaimana jadwal syutingnya kini lebih teratur dibandingkan beberapa tahun lalu.
"Alhamdulillah banget sekarang syuting itu udah sehat. Sekarang syuting paling start jam 9 pagi dan selesai paling lambat jam 12 malam. Seperti besok nih, saya mengisi acara ulang tahun TV yang ke-34, mungkin selesai sekitar jam 12 malam, paling telat sampai rumah jam 1 atau 2 pagi. Tapi alhamdulillah, jam 9 atau 10 malam kita sudah bisa break," kata Eza.
Namun, di balik kesibukan syuting yang lebih teratur ini, Eza juga mengungkapkan tantangan kesehatan yang ia hadapi, terutama terkait dengan kondisi GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) yang ia alami. "Sekarang saya sudah mulai kena GERD, jadi sudah bolak-balik ke rumah sakit gara-gara itu. Bukan cuma karena telat makan, tapi juga karena mungkin terlalu banyak pikiran, overthinking tentang cerita sinetron yang harus saya kerjakan," tambah Eza.
Meskipun begitu, Eza tetap berusaha untuk profesional dan menjaga kesehatannya. Istrinya juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatannya, meskipun sering pulang larut malam. "Alhamdulillah, istri saya sangat mendukung. Kami sering video call, dan saya enggak bisa ngitung berapa kali dalam sehari saya lihat istri dan anak-anak lewat video call," ujarnya.
Terkait anak-anaknya, Eza mengaku lebih berhati-hati membawa mereka ke lokasi syuting setelah salah satu anaknya sempat sakit karena alergi debu. "Terakhir kali anak-anak sempat sakit karena alergi debu yang terlalu berlebihan. Mungkin itu salah saya juga karena terlalu kangen, jadi saya suruh istri dan anak-anak datang ke lokasi. Tapi setelah mereka sakit, saya kapok. Sekarang, saya pastikan lokasi bersih banget sebelum mereka datang," jelas Eza.
Kini, Eza mengaku berada di fase kehidupan di mana keluarga menjadi prioritas utama. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dengan apa yang saya punya sekarang. Materi bukan lagi yang utama bagi saya. Sekarang, keluarga adalah nomor satu. Istri dan anak-anak adalah segalanya," tutup Eza, menekankan pentingnya kebahagiaan keluarga dalam hidupnya