Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tudingan Soal Aset dan Tegaskan Prioritas Utama Adalah Anak

- Selasa, 02/06/2026
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tudingan Soal Aset dan Tegaskan Prioritas Utama Adalah Anak
Tim kuasa hukum Sarwendah Tan, yakni Chris Sam Siwu dan Abraham Simon

Jakarta – Tim kuasa hukum Sarwendah Tan, yakni Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, memberikan klarifikasi terkait sejumlah isu yang berkembang pasca perceraian klien mereka dengan Ruben Onsu.

Dalam konferensi pers di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (1/6), Chris Sam Siwu menjelaskan bahwa salah satu kendaraan yang menjadi bagian dari pembagian harta bersama atau gono-gini saat ini berada dalam penguasaan Ruben. Namun, menurutnya, pihak bank masih menghubungi Sarwendah terkait kewajiban pembayaran kendaraan tersebut.

“Mobil itu merupakan salah satu aset gono-gini dan penguasaannya ada di pihak Ruben. Tetapi masih ada pihak bank yang menghubungi klien kami. Kami sudah menyampaikan bahwa hubungan suami istri telah berakhir dan meminta agar klien kami tidak lagi diganggu terkait hal tersebut,” ujar Chris.

Ia juga menyoroti berbagai polemik yang terus berkembang di ruang publik. Menurutnya, perdebatan antara pendukung masing-masing pihak hanya akan memperpanjang persoalan dan berpotensi memberikan dampak buruk bagi kedua belah pihak, terutama anak-anak.

“Sebenarnya kami berharap persoalan ini tidak perlu terus dibawa ke media. Kasihan juga klien-klien kami. Apa yang kami lakukan kemarin hanyalah memberikan hak jawab atas berbagai pernyataan yang telah lebih dulu disampaikan,” katanya.

Chris mengungkapkan bahwa dirinya berencana menjalin komunikasi kembali dengan pihak kuasa hukum Ruben untuk mencari jalan keluar yang lebih baik dan mengurangi polemik yang terus berkembang.

Terkait isu aset rumah yang ramai diperbincangkan, pihak Sarwendah menegaskan bahwa klien mereka tidak pernah berupaya menguasai banyak aset seperti yang selama ini beredar di media sosial. Menurutnya, berbagai narasi yang berkembang telah membentuk persepsi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Klien kami hanya fokus menjaga anak-anak. Banyak framing yang berkembang seolah-olah persoalan utamanya adalah harta, padahal faktanya tidak demikian,” ujar Chris.

Dalam kesempatan yang sama, Chris juga menyinggung kemungkinan adanya fakta-fakta lain yang belum diungkap ke publik. Namun ia menegaskan keputusan untuk berbicara lebih jauh sepenuhnya berada di tangan Sarwendah.

“Sampai hari ini klien kami memilih tidak membuka semuanya karena mempertimbangkan kepentingan anak-anak. Bukan karena takut, tetapi karena ingin menjaga mereka,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Sarwendah turut menanggapi perbedaan tafsir terkait perjanjian pembagian aset yang sebelumnya sempat diperdebatkan oleh kedua belah pihak.

Menurut Chris, interpretasi terhadap isi perjanjian tidak dapat dilakukan hanya dengan membaca satu pasal secara terpisah, melainkan harus memperhatikan keseluruhan isi perjanjian beserta fakta-fakta yang melatarbelakanginya.

“Kami melihat ada keterkaitan antara ketentuan mengenai penyerahan aset dengan kewajiban-kewajiban lain yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Karena itu, penafsiran terhadap perjanjian harus dilakukan secara menyeluruh,” jelasnya.

Meski terdapat perbedaan pandangan hukum, Chris menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati kuasa hukum Ruben, termasuk Minola Sebayang. Ia berharap polemik yang terjadi tidak terus berlarut-larut di ruang publik.

“Saya menghormati Bang Minola. Harapan kami, persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik tanpa perlu terus-menerus menjadi konsumsi publik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sarwendah yang hadir secara virtual juga menyampaikan pesan singkat kepada awak media. Ia mengaku memilih fokus bekerja dan menyerahkan persoalan hukum kepada tim kuasa hukumnya.

“Saya berharap semuanya bisa diselesaikan dengan baik sesuai kesepakatan. Yang terus saya pikirkan adalah anak-anak saya,” kata Sarwendah.

Ia kemudian mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan bahwa saat ini dirinya ingin fokus menjalani pekerjaan dan memenuhi tanggung jawabnya sebagai orang tua.

Tags

Artikel Terkait

Terkini