• Jum'at, 29/05/2026

Aksi Tukar Posisi Peserta Bikin Panggung Band Academy di Indosiar Makin Pecah

- Jum'at, 29/05/2026
 Aksi Tukar Posisi Peserta Bikin Panggung Band Academy di Indosiar Makin Pecah
Suasana kompetisi ajang Band Academy di Indosiar

Suasana kompetisi ajang Band Academy di Indosiar berubah penuh kejutan ketika para peserta menunjukkan kemampuan bermain lintas alat musik di atas panggung.

Momen tersebut bermula saat para juri Pongky Barata, Tantri Kotak, Aryo Wahab serta para host Gilang Dirga, Afan DA, dan Rina Nose menyoroti kekompakan para personel band yang ternyata sempat berencana bertukar posisi antar pemain.

“Walaupun mereka kompak banget tadi, udah ada perpecahan sedikit,” canda Rina Nose yang langsung disambut tawa penonton dan para juri.

Salah satu peserta, Melvin, disebut ingin mencoba memainkan drum, sementara personel lain juga diketahui mampu memainkan alat musik berbeda dari posisi utama mereka. Ide pertukaran posisi itu kemudian memancing rasa penasaran seluruh studio.

“Curiga, mereka ini bisa main alat musik di luar posisi masing-masing,” ujar Gilang Dirga saat melihat para personel mulai bersiap berpindah tempat.

Aksi tukar posisi itu langsung memancing antusiasme penonton dan juri. Aero yang biasanya tampil di posisi tertentu terlihat percaya diri memainkan gitar, sementara Lamen didorong mencoba peran sebagai vokalis dengan gaya yang menghibur.

“Lihat Aero pakai gitar aja keren. Sekali-kali kamu manggung pakai gitar juga oke loh,” kata Tantri Kotak memberi pujian.

Para peserta kemudian diminta berpindah posisi di atas panggung untuk menunjukkan fleksibilitas bermusik mereka. Meski hanya berupa simulasi singkat, aksi tersebut dinilai memperlihatkan chemistry dan kemampuan musikal yang kuat di antara anggota band.

Pongky Barata menilai konsep pertukaran posisi itu sah dilakukan dalam kompetisi selama tetap mampu menyampaikan lagu dengan baik kepada penonton.

“Bolehlah, enggak masalah. Tapi berbahaya ya, karena bukan pegangan utamanya. Tapi dalam konteks men-deliver lagu, gimiknya oke banget,” ujar Pongky.

Ia juga menyoroti aksi para personel yang dinilai tampil percaya diri hingga memiliki unsur atraktif di atas panggung.

“Aku perhatiin keyboard-nya, ini ada niat show off-nya enggak? Ada loh, tapi keren,” tambahnya sambil tertawa

Sementara itu, Aryo Wahab mengaku melihat perubahan besar dari grup tersebut dibanding penampilan awal mereka di kompetisi.

“Waktu pertama kali pembukaan grup lima, kita agak bete. Mereka biasa banget. Tapi hari ini kita dikasih hadiah sama Indonesia,” ungkap Aryo.

Komentar Aryo langsung diamini Afan DA yang mengaku para juri sempat bingung melihat potensi grup tersebut di babak awal.

“Juri sempat pusing ketika masuk ke grup ini. Bukan jelek, tapi kita berpikir mereka akan sulit bersaing dengan grup lainnya,” kata Afan.

Namun perkembangan signifikan yang ditunjukkan malam itu membuat para juri berubah pandangan. Mereka memuji kerja keras peserta dan para pelatih yang berhasil meningkatkan kualitas penampilan hingga menjadi salah satu kejutan di kompetisi.

“Terima kasih coach yang sudah melatih mereka sampai sejauh ini,” tutup Aryo Wahab.

Penampilan kreatif dan penuh eksperimen itu pun membuat suasana panggung Band Academy semakin hidup, sekaligus memperlihatkan bahwa para peserta tak hanya mengandalkan kemampuan bermain musik, tetapi juga kreativitas dalam menghibur penonton.

Tags

Artikel Terkait

Terkini