BEIJING – China kembali lewat sederet proyek infrastruktur futuristik yang disebut sebagai “keajaiban masa depan”. Dalam sebuah dokumentasi bertajuk Haider Planet, berbagai bangunan, jembatan, bendungan, hingga teknologi modern ditampilkan sebagai simbol ambisi besar negeri tersebut dalam membangun peradaban masa depan.
Video dokumenter itu memperlihatkan bagaimana China mengubah konsep yang dulunya hanya ada dalam film fiksi ilmiah menjadi kenyataan. Mulai dari bendungan raksasa, jembatan laut terpanjang di dunia, hingga bandara berdesain seperti pesawat luar angkasa, semuanya digambarkan sebagai bukti kemampuan teknologi dan rekayasa modern China.
Salah satu proyek yang paling disorot adalah Bendungan Baihetan atau White Crane Dam. Bendungan setinggi 289 meter itu disebut sebagai “jantung mekanis terbesar” yang pernah dibangun manusia dalam dekade ini. Dengan 16 turbin super berkapasitas raksasa, proyek tersebut dianggap sebagai salah satu pencapaian teknik paling ambisius di dunia.
Dokumentasi itu juga menampilkan Hotel Tianzi yang terkenal unik karena berbentuk tiga dewa keberuntungan, kemakmuran, dan umur panjang. Bangunan setinggi lebih dari 40 meter tersebut pernah memegang rekor Guinness World Records sebagai bangunan figuratif terbesar di dunia.
Selain itu, Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macau turut menjadi sorotan utama. Jembatan laut sepanjang 55 kilometer itu menghubungkan Hong Kong, Zhuhai, dan Makau, sekaligus memangkas waktu perjalanan dari tiga jam menjadi hanya sekitar 30 menit. Keunikan lain dari proyek ini adalah adanya terowongan bawah laut sepanjang 6,7 kilometer yang dibangun demi memberi akses bagi kapal-kapal besar.
China juga memamerkan berbagai proyek futuristik lain seperti Panlong Interchange di Chongqing yang dikenal sebagai salah satu simpang susun paling rumit di dunia, Shanghai Tower dengan desain spiral anti badai, hingga Beijing Daxing International Airport yang dijuluki mirip latar film Interstellar dan Star Wars.
Dalam sektor energi, proyek Rudong Offshore Wind Farm dan Gansu Wind Farm menjadi simbol transformasi energi hijau China. Ribuan turbin angin raksasa dibangun di tengah laut dan gurun untuk menghasilkan energi berskala besar yang disebut mampu memasok listrik setara kebutuhan satu negara kecil di Eropa.
Tidak hanya di daratan, China juga memperlihatkan ambisinya di luar angkasa lewat Stasiun Luar Angkasa Tiangong. Stasiun tersebut digambarkan sebagai bukti kemampuan ilmiah China untuk berdiri mandiri dan menjadi pemain utama dalam eksplorasi luar angkasa global.
Dokumentasi ini turut menampilkan berbagai ikon arsitektur modern lainnya seperti Bird’s Nest Stadium di Beijing, Guangzhou Opera House karya arsitek legendaris Zaha Hadid, Harbin Opera House, hingga Zhangjiajie Glass Bridge yang terkenal dengan panel kaca transparannya di atas jurang setinggi 300 meter.
Seluruh proyek itu disebut bukan sekadar bangunan megah, melainkan simbol bagaimana China memadukan teknologi, seni arsitektur, budaya tradisional, dan visi masa depan menjadi satu kesatuan besar yang mengubah wajah pembangunan modern dunia.
Artikel Terkait
Elsa Mamasa Tereliminasi di Top 10 The Icon Indonesia, Sampaikan Pesan Haru untuk Semua Pendukung
MELONii Tancap Gas Lewat “GASSO”, Suguhkan Energi Balap dan Cinta dalam Nuansa Tokyo yang Futuristis
“How to Rob a Bank” Hadirkan Aksi Perampokan Viral yang Bikin FBI Kewalahan
Penampilan Hallway Tuai Pujian dan Emosi di Band Academy Indosiar, Aisyah Dapat Dukungan Penuh dari Juri dan Sang Ibu