Jakarta-Ikon pop absurd Jepang, PIKOTARO kembali menghadirkan kekacauan musikal khasnya lewat proyek terbaru bertajuk Tottemo Release 80.8 (10). Dalam rilisan ke-10 dari seri menuju perayaan 10 tahun “PPAP” pada 2026 tersebut, PIKOTARO menggandeng legenda musik Jepang Mie Nakao dalam lagu unik berjudul Koi no Sharock PPAP feat. Mie Nakao.
Kolaborasi lintas generasi ini menjadi reinterpretasi nyeleneh dari lagu klasik “Koi no Sharock” milik Mie Nakao yang pertama kali dirilis pada 1968. Di tangan PIKOTARO, lagu kayōkyoku lawas tersebut berubah menjadi perpaduan pop surealis yang aneh, catchy, sekaligus penuh energi absurd khas sang pelantun PPAP (Pen-Pineapple-Apple-Pen).
Video musik yang baru dirilis bahkan membawa konsep tersebut lebih jauh lagi. Koreografi dari lagu asli “Koi no Sharock” dipadukan dengan gerakan ikonik “PPAP”, seolah-olah tarian PPAP sebenarnya sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Hasilnya adalah pertunjukan dance unik yang mempertemukan dua era musik Jepang dalam satu panggung penuh nostalgia dan kekacauan kreatif.
Produser sekaligus alter ego kreatif di balik PIKOTARO, Daimaou Kosaka, bahkan bercanda mengenai konsep tersebut.
“Apakah tarian PPAP sebenarnya sudah ada sejak 58 tahun lalu?! Itu benar. Tapi di saat yang sama, itu juga mirip namun berbeda,” ujarnya sambil menggambarkan kolaborasi Nakao dan PIKOTARO sebagai dua seniman yang “bergabung melintasi waktu”.
Sementara itu, Mie Nakao mengungkapkan ide kolaborasi ini pertama kali muncul dalam program televisi Jepang 5ji ni Muchuu! ketika koreografi “Koi no Sharock” dibandingkan dengan “PPAP”.
“Ketika kami mencobanya, ternyata sangat cocok. Saya tidak pernah membayangkan lagu ini akan kembali muncul setelah 58 tahun. Saya senang masih hidup untuk melihatnya,” kata Nakao.
Selain lagu utama tersebut, Tottemo Release 80.8 (10) juga menghadirkan lagu We Love 808, sebuah tribute unik untuk mesin drum legendaris Roland TR-808 yang menjadi inspirasi utama konsep proyek “80.8”. Lagu ini dipenuhi permainan kata, hook repetitif, dan ritme adiktif yang semakin menegaskan obsesi PIKOTARO terhadap kultur “808”.
Tak hanya itu, seri panjang “Prefecture Songs” milik PIKOTARO kini memasuki wilayah Shikoku, Jepang. Lewat lagu-lagu humor tentang Tokushima, Kagawa, Ehime, dan Kochi, PIKOTARO kembali mengubah nama daerah dan budaya lokal menjadi sketsa musik nyentrik dengan sudut pandang yang sulit ditebak.
Daimaou Kosaka menyebut lagu-lagu bertema Shikoku kali ini terasa lebih pop dan sedikit lebih panjang dibanding seri sebelumnya.
“Lagu prefektur kali ini tentang Shikoku! Sangat pop! Durasi lagunya sedikit lebih panjang dari biasanya, jadi banyak yang bisa didengar! Atau mungkin dibanding lagu normal, tetap terasa cepat berlalu?!”
Sementara PIKOTARO menambahkan dengan gaya khasnya:
“Shikoku sangat kaya akan alam dan orang-orangnya hangat, piko. Saya membuat lagu-lagu ini dengan bayangan itu di kepala saya, pico… tapi entah kenapa orang-orang tidak terlalu percaya kepada saya, piko.”
Proyek Tottemo Release 80.8 sendiri merupakan seri rilisan bulanan yang menghitung mundur menuju ulang tahun ke-10 lagu fenomenal “PPAP” pada 25 Agustus 2026. Sebelumnya, proyek ini juga telah menghadirkan kolaborasi unik bersama artis seperti Beverly dan Mina, memperluas dunia absurd dan tak terduga khas PIKOTARO yang terus berkembang.
Artikel Terkait
Gucci Hadirkan Cruise 2027 di New York, Perpaduan Glamour Klasik dan Sentuhan Modern
Atlet Loncat Indah Italia Bikin Dunia Terpukau, Aksi Presisi dan Elegannya Viral di Kompetisi Internasional
karanoah Rilis EP “ツギハギ patchwork”, Sajikan Ledakan Emosi dan Energi Paling Brutal
Mercedes-Benz Siap Guncang Pasar Sedan Mewah Lewat All New E-Class 2027