Jakarta-Duo elektronik asal Inggris, HONNE resmi merilis album spesial bertajuk HONNE — 10 untuk merayakan satu dekade sejak debut mereka di industri musik. Proyek ini menghadirkan reinterpretasi baru dari lagu-lagu ikonik HONNE dalam format stripped-back yang lebih intim dan emosional.
Album berisi 12 lagu tersebut menghidupkan kembali materi dari dua album pertama mereka dengan pendekatan minimalis yang menonjolkan kekuatan penulisan lagu dan kedalaman emosi khas HONNE. Nuansa hangat dan jujur yang selama ini melekat pada karya mereka terasa semakin kuat dalam versi terbaru ini, sekaligus menjadi refleksi perjalanan musik duo tersebut selama 10 tahun terakhir.
Sebelumnya, beberapa rilisan re-recording dari proyek ini telah lebih dulu mendapat sambutan positif dari para penggemar. Lagu Warm on a Cold Night (10 Years) dan Location Unknown feat. NIKI (10 Years) sukses menarik perhatian pendengar global. Khusus “Location Unknown feat. NIKI (10 Years)”, lagu tersebut berhasil mengumpulkan hampir 10 juta streams global hanya dalam dua bulan serta masuk ke Spotify Viral Charts di Indonesia dan Filipina.
Membicarakan proyek ini, HONNE mengungkapkan bahwa album tersebut menjadi momen reflektif atas perjalanan mereka sejak awal terbentuk.
“Kami sudah lama menyimpan proyek ini dan akhirnya senang sekali kini bisa membagikannya. Untuk menandai 10 tahun HONNE, kami kembali ke lagu-lagu yang menjadi awal segalanya bagi kami dan merekam ulang versi akustik stripped-back dari dua album pertama kami. Menghabiskan waktu bersama lagu-lagu ini lagi mengingatkan kami kenapa HONNE dimulai, dan kenapa musik ini masih sangat berarti bagi kami,” ujar HONNE.
Bersamaan dengan perilisan album, HONNE juga melepas single terbaru mereka, Crying Over You (10 Years) yang kembali menghadirkan vokal dari BEKA.
BEKA menyebut lagu tersebut memiliki makna emosional yang sangat personal baginya.
“Lagu ini menyimpan begitu banyak sejarah buatku. Lagu ini menjadi kelanjutan dari sebuah persahabatan yang indah sekaligus awal dari kolaborasi yang membentuk begitu banyak hal setelahnya. Membayangkan ulang lagu ini sekarang terasa sangat emosional seperti kembali ke versi dirimu di masa lalu, tapi dengan semua pengalaman hidup yang sudah kamu lewati sejak saat itu,” kata BEKA.
Sementara itu, HONNE menyebut “Crying Over You” sebagai salah satu lagu patah hati paling emosional dalam katalog musik mereka.
“Lagu ini selalu punya tempat yang sangat dekat di hati kami, dan semakin spesial berkat vokal indah dari BEKA. Di versi rekaman ulang ini, suaranya terasa bahkan lebih rapuh dan menyayat hati,” ungkap HONNE.
Sejak merilis lagu debut mereka, Warm on a Cold Night, HONNE berkembang dari proyek rekaman sederhana di Bow, East London menjadi salah satu duo elektronik dengan basis penggemar loyal di berbagai negara Asia. Perjalanan tersebut membawa mereka menjalani tur dunia sold out, merilis berbagai album, hingga membangun koneksi emosional yang kuat dengan pendengar mereka.
Album HONNE — 10 menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang tersebut sekaligus ucapan terima kasih kepada para penggemar yang telah menemani mereka selama satu dekade terakhir.
Setelah perilisan album ini, HONNE juga dijadwalkan membawakan versi-versi terbaru lagu mereka dalam tur Asia intimate dan stripped-back yang baru diumumkan. Tur tersebut akan singgah di Bangkok, Taipei, Singapore, Kuala Lumpur, dan Manila. Tiket pertunjukan telah tersedia mulai sekarang.
Artikel Terkait
Gucci Hadirkan Cruise 2027 di New York, Perpaduan Glamour Klasik dan Sentuhan Modern
Atlet Loncat Indah Italia Bikin Dunia Terpukau, Aksi Presisi dan Elegannya Viral di Kompetisi Internasional
karanoah Rilis EP “ツギハギ patchwork”, Sajikan Ledakan Emosi dan Energi Paling Brutal
Mercedes-Benz Siap Guncang Pasar Sedan Mewah Lewat All New E-Class 2027