Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan apresiasi kepada pasukan keamanan Israel atas operasi yang disebut berhasil menggagalkan upaya menembus blokade di wilayah Gaza. Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam komunikasi dengan personel pasukan yang terlibat dalam operasi di kawasan perairan.
Dalam pernyataannya, Netanyahu memuji kerja pasukan yang dinilainya menjalankan tugas dengan sangat baik, baik dalam operasi pertama maupun lanjutan operasi berikutnya. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai langkah penting untuk menjaga kebijakan isolasi terhadap kelompok Hamas di Gaza.
“Saya pikir kalian melakukan pekerjaan luar biasa. Pada dasarnya kalian berhasil membatalkan rencana berbahaya yang bertujuan menerobos blokade yang kami lakukan terhadap militan Hamas di Gaza,” ujar Netanyahu.
Netanyahu juga menilai operasi tersebut berlangsung sukses dan terkendali. Menurutnya, situasi di lapangan berjalan lebih tenang dibandingkan yang diperkirakan pihak lawan Israel sebelumnya.
“Kita melakukannya dengan sangat berhasil dan lebih tenang dari yang diperkirakan musuh-musuh kita,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Netanyahu menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung kepada para personel yang bertugas dan meminta mereka untuk terus menjalankan misi hingga selesai.
“Teruskan sampai akhir. Terima kasih kepada kalian semua,” kata Netanyahu kepada pasukan.
Dari percakapan yang terdengar dalam rekaman tersebut, salah satu personel pasukan kemudian membalas ucapan Netanyahu dan menegaskan bahwa seluruh tim tetap kuat dalam menjalankan misi mereka.
Netanyahu juga sempat memuji kondisi pasukan di lapangan dan menyampaikan keinginannya untuk berada bersama mereka secara langsung.
“Kalian terlihat luar biasa. Benar-benar luar biasa. Saya ingin berada di sana bersama kalian,” ujar Netanyahu.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap situasi di Gaza dan berbagai misi kemanusiaan internasional yang mencoba memasuki wilayah tersebut melalui jalur laut. Pemerintah Israel selama ini mempertahankan blokade ketat dengan alasan keamanan dan pencegahan masuknya dukungan logistik bagi kelompok bersenjata Hamas.
Sementara itu, berbagai organisasi kemanusiaan internasional terus menyerukan pembukaan akses bantuan bagi warga sipil di Gaza yang terdampak konflik berkepanjangan. Situasi di kawasan tersebut masih menjadi sorotan dunia internasional dan memicu beragam reaksi dari berbagai negara serta lembaga hak asasi manusia.
Artikel Terkait
Gucci Hadirkan Cruise 2027 di New York, Perpaduan Glamour Klasik dan Sentuhan Modern
Atlet Loncat Indah Italia Bikin Dunia Terpukau, Aksi Presisi dan Elegannya Viral di Kompetisi Internasional
karanoah Rilis EP “ツギハギ patchwork”, Sajikan Ledakan Emosi dan Energi Paling Brutal
Mercedes-Benz Siap Guncang Pasar Sedan Mewah Lewat All New E-Class 2027