Sidang Ammar Zoni akan kembali digelar pada Kamis, 23 April 2026, dengan agenda pembacaan putusan. Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Eyal Zamir: Yom HaZikaron 2026 Jadi Momen Mengenang Pengorbanan Prajurit Israel

- Rabu, 22/04/2026
Eyal Zamir: Yom HaZikaron 2026 Jadi Momen Mengenang Pengorbanan Prajurit Israel
Panglima Kepala Staf Israel Defense Forces, Eyal Zamir,

Yerusalem — Panglima Kepala Staf Israel Defense Forces, Eyal Zamir, menyampaikan pidato penuh penghormatan dalam peringatan Yom HaZikaron 2026, yang didedikasikan untuk mengenang para prajurit dan korban yang gugur dalam konflik.

Dalam pernyataannya, Zamir menegaskan bahwa Yom HaZikaron merupakan momen penting bagi seluruh rakyat Israel untuk mengenang pengorbanan para pahlawan serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Hari ini kita mengenang mereka yang gugur, menghormati warisan mereka, dan berdiri bersama keluarga yang berduka,” ujarnya.

Ia menyoroti keberagaman latar belakang para prajurit yang gugur, mulai dari warga asli Israel hingga tentara sukarelawan, dari berbagai agama dan kelompok sosial, yang disebutnya bersatu dalam membela negara.

Soroti Konflik dan Operasi Militer

Zamir juga menyinggung situasi keamanan yang dihadapi Israel dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut bahwa selama lebih dari dua tahun, militer Israel terlibat dalam konflik yang berat.

Menurutnya, keberanian para prajurit berkontribusi pada kembalinya sandera serta memperkuat keamanan nasional. Ia juga mengungkapkan pelaksanaan operasi militer terbaru bernama Operation Roaring Lion, yang diklaim dilakukan bersama mitra Amerika Serikat dan menargetkan ancaman dari Iran.

Selain itu, Zamir menyinggung serangan besar pada Serangan 7 Oktober 2023 yang disebutnya tidak hanya ditujukan kepada Israel, tetapi juga terhadap komunitas Yahudi secara global.

Pesan Persatuan dan Harapan

Dalam pidatonya, Zamir menegaskan solidaritas Israel terhadap komunitas Yahudi di seluruh dunia, serta pentingnya persatuan di tengah situasi konflik.

Peringatan Yom HaZikaron sendiri berlangsung menjelang Yom Ha’atzmaut, dengan tradisi penurunan bendera setengah tiang sebelum kembali dinaikkan sebagai simbol transisi dari duka menuju perayaan kemerdekaan.

“Kenangan para prajurit yang gugur akan selalu hidup di hati kita. Semoga kenangan mereka menjadi berkah,” kata Zamir menutup pernyataannya.

Peringatan tahun ini berlangsung dalam suasana penuh refleksi, di tengah dinamika keamanan kawasan yang masih memanas dan tantangan global yang terus berkembang.

Tags

Artikel Terkait

Terkini