Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat jenazah penumpang helikopter PK-CFX yang jatuh di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, pada Kamis (16/4) malam. Sementara itu, tiga korban lainnya hingga kini masih berada di lokasi kejadian karena terjepit di antara puing-puing badan helikopter.
Proses evakuasi berlangsung dramatis mengingat kondisi medan yang berat dan sulit dijangkau. Lokasi jatuhnya helikopter berada di area hutan lebat dengan akses terbatas, sehingga menyulitkan pergerakan tim penyelamat dan peralatan.
Tim SAR menyatakan bahwa upaya evakuasi terhadap tiga korban yang masih terjebak akan dilanjutkan pada Jumat (17/4) pagi. Rencananya, petugas akan menggunakan peralatan pemotong besi untuk membebaskan jasad korban dari reruntuhan badan pesawat.
Selain keterbatasan alat berat, kondisi geografis yang terjal dan cuaca di lokasi juga menjadi kendala utama dalam proses evakuasi. Meski demikian, tim di lapangan memastikan akan terus berupaya maksimal agar seluruh korban dapat segera dievakuasi.
Hingga saat ini, penyebab jatuhnya helikopter PK-CFX masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Artikel Terkait
Samoa, Negeri yang Pernah “Menghilang” Selama Sehari dan Menjaga Tradisi 3.000 Tahun
Trump Disambut Bak Raja di Beijing, Xi Jinping Gelar Prosesi Kenegaraan Megah
Taksi Tanpa Sopir hingga Motor Terbang, Inovasi Teknologi 2026 Bikin Dunia Berubah
Reuni Emosional Keluarga Fast & Furious di Cannes 2026, Vin Diesel dan Meadow Walker Kenang Paul Walker