Kepulauan Aru Selatan, 14 April 2026 — Komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung dunia pendidikan kembali terlihat nyata. Setelah sempat vakum selama beberapa bulan akibat kekurangan tenaga pengajar, kegiatan belajar mengajar di SD Kristen Marfenfen akhirnya kembali dibuka.
Peresmian dimulainya kembali aktivitas sekolah tersebut dilakukan langsung oleh Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Danlanudal) Aru, Mayor Laut (T) Janjte Katimin, pada Senin (13/4). Langkah ini menjadi angin segar bagi anak-anak di wilayah Kepulauan Aru Selatan yang sempat kehilangan akses pendidikan formal.
Yang menarik, pembukaan kembali sekolah ini tidak lepas dari peran aktif para prajurit Lanudal Aru yang turun langsung menjadi tenaga pengajar. Mereka bahu-membahu bersama guru setempat, yakni tenaga honorer Cindi Tirjuil dan relawan Regina Tiljur, demi memastikan proses belajar tetap berjalan.
Sejumlah personel yang terlibat dalam kegiatan mengajar antara lain Serda MPU Muhammad Apippudin, Serda MPU Abdullah Tuasikal, dan Kld MPU Vitto Firmansyah. Kehadiran mereka bukan hanya mengisi kekosongan guru, tetapi juga memberi semangat baru bagi para siswa.
Keceriaan pun terlihat jelas di wajah anak-anak saat hari pertama sekolah kembali dimulai. Antusiasme tinggi menunjukkan betapa pentingnya pendidikan bagi masyarakat, bahkan di daerah terpencil sekalipun.
Dalam keterangannya, Komandan Lanudal Aru menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjamin hak pendidikan bagi generasi muda. Ia juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar ketersediaan tenaga pengajar di wilayah tersebut tetap terjaga.
Upaya ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut, Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya peran TNI AL dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui sektor pendidikan.
Dengan kembali aktifnya kegiatan belajar di SD Kristen Marfenfen, harapan akan masa depan pendidikan yang lebih baik di Kepulauan Aru Selatan pun kembali menyala.
Artikel Terkait
Barcelona vs Atlético Madrid Berakhir 4-4, Duel Gila Delapan Gol di Semifinal
Angga Wijaya Ingin Pertahankan Rumah Tangga, Mediasi Belum Temui Titik Terang
Clara Shinta Disomasi Rp10,7 Miliar oleh Indah
Giorgino Abraham Santai Soal Jodoh Usai Putus, Akui Masih Simpan Kenangan dengan Mantan