Jakarta — Aktris Putri Ayudya membagikan pengalamannya membintangi film horor Ain Film garapan sutradara Archie Hekagery ini disebut menghadirkan pengalaman berbeda, baik dari sisi cerita maupun proses produksinya.
Putri mengaku langsung tertarik saat pertama kali ditawari proyek tersebut. Ia bahkan sudah lama mengikuti karya-karya Archie, mulai dari serial hingga film, sebelum akhirnya terlibat langsung sebagai pemain.
“Begitu ditawarin, aku langsung penasaran. Ceritanya sesuatu yang baru dan berbeda,” ujarnya saat peluncuran trailer dan poster di Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (8/4).
Dalam film ini, Putri beradu akting dengan Brittany Putri. Ia menyebut chemistry di antara mereka terbangun dengan alami, sehingga proses pendalaman karakter berjalan tanpa hambatan.
“Energinya langsung nyambung. Komunikasi juga lancar, jadi sangat membantu saat syuting,” kata Putri.
Menariknya, meski mengusung genre body horror yang intens, suasana di lokasi syuting justru terasa nyaman dan sehat. Putri menekankan bahwa proses produksi dilakukan dengan memperhatikan kesejahteraan para pemain dan kru.
“Walaupun ceritanya horor, syutingnya sehat. Waktunya jelas, ada waktu istirahat, ibadah, dan semuanya terjaga,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar film horor, Ain juga memberikan dampak personal bagi Putri, terutama dalam cara ia memandang penggunaan media sosial. Ia mengaku menjadi lebih berhati-hati dan reflektif dalam membagikan sesuatu ke publik.
“Bukan jadi takut posting, tapi lebih mindful. Apa yang dibagikan harus punya manfaat, bukan sekadar pamer,” jelasnya.
Film ini juga mendorongnya untuk lebih memahami konsep “ain”, yang diyakini sebagai dampak dari pandangan iri atau dengki. Dari proses riset hingga diskusi dengan sutradara, Putri mengaku kini lebih mawas diri dan memilih langkah pencegahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Intinya jadi lebih sadar diri. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tambahnya.
Diproduksi oleh MultiVision Plus Pictures bersama Menara Films, Ain diharapkan tidak hanya menghadirkan ketegangan, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang fenomena yang dekat dengan kehidupan masyarakat namun jarang diangkat ke layar lebar.
Artikel Terkait
Trackhouse Aprilia Cetak Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Australia
Rihanna Cetak Sejarah, Artis Wanita Pertama Tembus 200 Juta Sertifikasi Single di AS
Lorenzo Musetti Tampil Memukau, Lolos ke Babak Berikutnya di Barcelona
Deretan Inovasi Otomotif Masa Depan: Dari Skuter Ekstrem hingga Mobil Listrik Berbasis Surya