Jakarta, 27 Maret 2026 – Aktor Prasetya Agni yang memerankan karakter Nugra dalam film Aku Harus Mati mengungkapkan pesan mendalam yang ingin disampaikan melalui film tersebut, khususnya terkait fenomena “jual jiwa demi harta” yang dinilai semakin relevan di era modern.
Prasetya menyampaikan bahwa konsep tersebut bukan sekadar kiasan, melainkan refleksi nyata dari kehidupan saat ini. Ia menyoroti bagaimana praktik seperti pinjaman online (pinjol) hingga kebutuhan akan validasi sosial kerap membuat seseorang mengorbankan ketenangan dan kenyamanan hidup demi terlihat sukses.
“Jual jiwa demi harta itu sebenarnya adalah ketika kita mengorbankan apa yang kita punya untuk sesuatu yang kita inginkan. Misalnya demi terlihat mewah atau kaya, kita rela kehilangan ketenangan hidup. Itu seperti versi modern dari pesugihan,” ujarnta dalam jumpa pers di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis malam (26/3).
Film ini, lanjutnya, diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga membawa pesan yang bisa direnungkan penonton. Ia menegaskan bahwa setiap keputusan dalam hidup memiliki konsekuensi yang pada akhirnya harus dibayar.
“Semua pilihan pasti ada harganya. Mungkin tidak langsung, tapi suatu saat akan ‘menagih’. Itu yang ingin diingatkan film ini,” tambahnya.
Selain itu, Prasetya juga menyinggung bahwa inti cerita Aku Harus Mati berangkat dari sebuah rahasia keluarga yang berkembang menjadi efek domino akibat keputusan yang salah. Dampaknya meluas dan akhirnya menimpa banyak orang.
Meski mengangkat unsur horor dan mistis, ia mengaku tidak terlalu takut dengan hal-hal gaib. Baginya, kepercayaan kepada Tuhan menjadi pegangan utama.
“Saya percaya Tuhan itu pelindung. Jadi tidak perlu takut berlebihan. Yang penting kita hidup dengan benar,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa keinginan untuk meraih kesuksesan seharusnya ditempuh dengan usaha, bukan jalan pintas.
“Kalau mau sukses, kuncinya ya doa dan usaha. Bahkan menurut saya, usaha itu kasta tertinggi dari doa. Kalau cuma berdoa tanpa usaha, itu belum sungguh-sungguh,” tegasnya.
Film Aku Harus Mati merupakan karya sutradara Hesty Saputra dengan naskah yang ditulis oleh Aroe Ama. Film ini juga dibintangi oleh Hana Saraswati dan Amara Sophie.
Melalui kisah yang sarat pesan moral, film ini diharapkan mampu menjadi pengingat bahwa ambisi tanpa tanggung jawab hanya akan berujung pada penderitaan.
Artikel Terkait
Trackhouse Aprilia Cetak Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di MotoGP Australia
Rihanna Cetak Sejarah, Artis Wanita Pertama Tembus 200 Juta Sertifikasi Single di AS
Lorenzo Musetti Tampil Memukau, Lolos ke Babak Berikutnya di Barcelona
Deretan Inovasi Otomotif Masa Depan: Dari Skuter Ekstrem hingga Mobil Listrik Berbasis Surya