Berlin — Duel panas antara Ronnie O’Sullivan dan Ali Carter pada ajang Machineseeker German Masters 2026 langsung menyuguhkan tensi tinggi sejak frame awal. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Ali Carter berhasil memimpin 2-0 setelah memenangi frame kedua yang sarat tekanan dan drama.
Frame kedua sejatinya nyaris sepenuhnya berada dalam kendali Ronnie O’Sullivan. The Rocket sempat terlihat berada di posisi ideal untuk mengamankan frame, namun satu kesalahan posisi membuat rangkaian bola berikutnya menjadi sulit. Situasi yang awalnya rutin berubah menjadi rumit, memaksa O’Sullivan menggunakan spider dan melakukan recovery shot untuk bertahan dalam frame.
Tekanan perlahan berbalik arah. Carter yang tampil solid sejak awal terus menekan dan memanfaatkan setiap peluang kecil. Meski sempat kehilangan momentum akibat posisi bola kuning yang awkward, Carter tetap mampu menjaga keunggulan poin dan memaksa O’Sullivan bekerja keras untuk kembali ke frame.
O’Sullivan sempat memberikan perlawanan melalui break penting dan mendekatkan jarak hingga hanya terpaut enam poin dengan sisa bola yang masih terbuka. Namun, kesalahan lanjutan saat mencoba mengamankan posisi membuat peluang kembali terbuka bagi Carter.
Ali Carter pun tak menyia-nyiakan kesempatan. Dengan ketenangan dan akurasi tinggi, ia menyelesaikan frame setelah memasukkan bola biru krusial, memastikan keunggulan 2-0. Secara keseluruhan, Carter dinilai pantas memimpin pertandingan setelah mengontrol sebagian besar jalannya frame, termasuk mencatatkan break 128 pada frame pertama.
Bagi O’Sullivan, pertandingan ini menjadi ujian serius. Berbeda dengan laga sebelumnya, Carter mampu memberikan tekanan nyata dan konsisten. Meski masih berada di awal pertandingan, kehilangan frame kedua terasa signifikan mengingat dominasi O’Sullivan yang sempat terlihat hampir memastikan kemenangan frame tersebut.
Dengan keunggulan awal ini, Ali Carter menempatkan dirinya pada posisi ideal untuk melanjutkan momentum, sementara Ronnie O’Sullivan dituntut segera merespons jika ingin menjaga asa melangkah lebih jauh di German Masters 2026.
Artikel Terkait
Laura Basuki Kenang Syuting “Yohanna”di Sumba Timur: Belajar Banyak dan Sulit Berpisah
Huawei Pura X2 Muncul dari Aksesori Pihak Ketiga
Spanyol Tumbangkan Prancis 5-4 dalam Laga Klasik Sembilan Gol
Jerman vs Portugal Berlangsung Sengit, Florian Wirtz Buka Keunggulan di Babak Kedua