Tokyo — Kebun Binatang Ueno, Tokyo, dipadati pengunjung pada hari ini dalam momen emosional hari terakhir penayangan panda kembar raksasa sebelum dipulangkan ke China. Sejak pagi, warga yang beruntung lolos undian ketat sudah berbondong-bondong datang untuk menyaksikan langsung Shao Shao dan Lei Lei.
Di area kandang panda, suasana haru terasa kuat. Para pengunjung tampak mengabadikan setiap momen dengan kamera dan ponsel mereka, menikmati waktu terbatas bersama dua panda kesayangan tersebut. Tawa kecil, sorak kagum, hingga ekspresi sendu bercampur menjadi satu.
Panda kembar Shao Shao dan Lei Lei lahir pada Juni 2021 dan kini menjadi panda terakhir yang dimiliki Jepang. Hari ini sekaligus menandai kesempatan terakhir masyarakat Jepang untuk melihat panda secara langsung di dalam negeri.
Antusiasme publik terlihat dari ketatnya proses seleksi. Undian kunjungan ke kandang panda mencatat tingkat persaingan hingga 24,6 kali, dengan hanya 4.400 orang yang berhasil mendapatkan tiket kunjungan.
“Ini mungkin jadi kesempatan pertama dan terakhir. Saya ingin menjadikannya kenangan,” ujar salah satu pengunjung. Pengunjung lain menambahkan harapannya agar kedua panda tiba dengan selamat di China dan suatu hari bisa kembali bertemu di sana.
Shao Shao dan Lei Lei dijadwalkan tampil hingga pukul 16.00 waktu setempat. Keduanya akan meninggalkan Kebun Binatang Ueno pada 27 Januari, sebelum diberangkatkan ke China melalui Bandara Narita.
Kepulangan panda kembar ini menutup satu bab istimewa hubungan simbolik Jepang–China, sekaligus meninggalkan rasa kehilangan bagi para pecinta satwa di Jepang.
Artikel Terkait
Dennis Bergkamp, Maestro Abadi Arsenal yang Mengubah Sepak Bola Jadi Seni
Wapres AS JD Vance Kunjungi Armenia, Tandatangani Kerja Sama Nuklir Damai dan Perkuat Kemitraan Strategis
Mengintip Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia 2026 Senilai US$20 Juta
FIRST LOVE is Never Returned Rilis Single “WHAT’S UP?” dan Umumkan Tur Dua-Man Perdana