Model internasional Kaia Gerber mengungkap kisah unik masa kecilnya yang tumbuh di lingkungan tanpa rasa malu terhadap tubuh perempuan. Dalam wawancara bersama Harper’s Bazaar yang dipublikasikan pada 21 Januari, model berusia 24 tahun itu bercerita tentang pengalaman dibesarkan di rumah yang dinding-dinding lorongnya dipenuhi foto telanjang sang ibu, supermodel legendaris Cindy Crawford.
Kaia menyebut pengalaman tersebut sebagai sebuah “anugerah”. Menurutnya, ia tumbuh di rumah yang menghargai tubuh perempuan sebagai bentuk seni, bukan sesuatu yang vulgar.
“Bagi saya itu artistik. Tidak vulgar, dan bukan bentuk objektifikasi,” ujar Kaia dalam wawancara tersebut.
Foto-foto yang dimaksud menampilkan Cindy Crawford, salah satu supermodel paling dikenal di dunia. Cindy memulai karier modeling-nya pada 1982 di usia 16 tahun dan kemudian berkembang menjadi ikon mode global sekaligus pebisnis sukses.
Menariknya, Kaia Gerber juga mengikuti jejak sang ibu dengan memulai karier modeling di usia yang sama, yakni 16 tahun. Meski keduanya sama-sama menapaki dunia runway sejak remaja, Kaia menegaskan bahwa Cindy tidak pernah memaksakan nasihat.
“Ibu saya tidak memberi nasihat kecuali jika diminta. Tapi kalau sudah diminta, bersiaplah karena dia akan sangat jujur, dan terkadang itu sulit didengar,” ungkap Kaia.
Ia menambahkan bahwa meski sering merasa kesal karena nasihat ibunya hampir selalu benar, Cindy tetap memberi ruang bagi Kaia untuk belajar dari kesalahan sendiri.
“Dia biasanya benar, yang menjengkelkan, tapi dia juga sangat bersedia membiarkan saya membuat kesalahan yang pernah dia lakukan 30 tahun lalu,” tambahnya.
Pengakuan Kaia ini memperlihatkan hubungan ibu dan anak yang terbuka, jujur, dan saling menghargai, sekaligus menggambarkan bagaimana pandangan terhadap tubuh perempuan bisa dibentuk secara sehat sejak dini.
Artikel Terkait
Dennis Bergkamp, Maestro Abadi Arsenal yang Mengubah Sepak Bola Jadi Seni
Wapres AS JD Vance Kunjungi Armenia, Tandatangani Kerja Sama Nuklir Damai dan Perkuat Kemitraan Strategis
Mengintip Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia 2026 Senilai US$20 Juta
FIRST LOVE is Never Returned Rilis Single “WHAT’S UP?” dan Umumkan Tur Dua-Man Perdana