Madonna di Campiglio, Italia – Ducati resmi memperkenalkan Ducati Lenovo Team 2026 dalam sebuah peluncuran megah yang digelar di Madonna di Campiglio, kawasan pegunungan Dolomites. Acara ini bukan sekadar peluncuran tim MotoGP, tetapi juga menjadi penanda penting memasuki 100 tahun (Centenario) Ducati sebagai pabrikan legendaris asal Italia.
CEO Ducati Claudio Domenicali menegaskan bahwa peluncuran ini merepresentasikan filosofi Ducati: perpaduan antara warisan sejarah, kesuksesan balap, teknologi mutakhir, dan desain khas Italia yang sporty namun elegan.
“Ducati saat ini adalah perusahaan unik di dunia roda dua. Kami menyatukan heritage, performa balap luar biasa, teknologi terkini, dan desain ikonik dalam satu kesatuan,” ujar Domenicali.
Rosso Centenario, Warna Khusus Sejarah Ducati
Dalam momen spesial ini, Ducati memperkenalkan warna baru Rosso Centenario, terinspirasi dari warna klasik Ducati di masa lalu seperti Ducati Cucciolo dan Ducati Mariana. Livery tersebut dilengkapi garis putih ikonik yang merefleksikan sejarah balap Ducati, hasil kolaborasi dengan desainer legendaris Aldo Drudi.
Warna ini akan menjadi identitas Ducati MotoGP sepanjang musim 2026, sekaligus simbol perayaan satu abad Ducati.
Dominasi Ducati di MotoGP
Ducati juga menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama MotoGP dengan catatan luar biasa:
• 88 podium beruntun, rekor yang belum pernah dicapai pabrikan lain
• Triple Crown MotoGP 2025
• Empat pembalap berbeda meraih kemenangan dalam satu musim
• Dominasi juga berlanjut di World Superbike dengan 21 gelar dari 38 kejuaraan konstruktor
General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna menekankan bahwa meski Ducati datang dengan status juara, setiap musim tetap dimulai dari nol.
“Kami cinta kemenangan. Itu ada di DNA Ducati,” tegasnya.
Duet Juara: Francesco Bagnaia & Marc Márquez
Musim 2026 akan menjadi sorotan besar dengan duet paling bergengsi Ducati: Francesco “Pecco” Bagnaia dan Marc Márquez, yang secara kolektif mengoleksi 9 gelar juara dunia MotoGP.
Bagnaia menyebut Desmosedici 2026 sebagai motor terbaik yang pernah ia tunggangi sejak bergabung dengan tim pabrikan.
“Ini motor terbaik yang pernah saya pakai. Kombinasi merah dan putihnya luar biasa,” ujar Bagnaia.
Sementara Márquez, yang tengah memulihkan diri dari cedera, menegaskan ambisinya tetap utuh.
“Passion dan kompetisi adalah bahan bakar saya. Saya ingin merasakan kemenangan lagi,” kata Márquez.
Teknologi & AI Jadi Senjata Utama
Technical Director Davide Barana menjelaskan pengembangan Desmosedici GP 2026 difokuskan pada:
• Peningkatan stabilitas dan pengurangan vibrasi
• Versi terakhir ride height device sebelum dilarang regulasi
• Optimalisasi aerodinamika, top speed, dan downforce
• Pemanfaatan AI dan data analytics bersama Lenovo Racing Intelligence
Teknologi ini memungkinkan Ducati melakukan simulasi ribuan skenario balapan sebelum motor turun ke lintasan.
Jadwal Tes dan Balapan
Ducati Lenovo Team akan memulai musim dengan:
• Shakedown Test: akhir Januari
• Tes resmi Sepang: awal Februari
• Tes Buriram, Thailand: pertengahan Februari
• Balapan perdana MotoGP 2026: Thai Grand Prix, akhir Februari – awal Maret
Menutup acara, Domenicali menyampaikan optimisme tinggi menghadapi musim baru.
“Dengan determinasi, dukungan Ducatisti di seluruh dunia, dan semangat yang sama seperti saat kami memulai perjalanan ini, kami siap menghadapi musim 2026 yang kompetitif.”
Artikel Terkait
Dennis Bergkamp, Maestro Abadi Arsenal yang Mengubah Sepak Bola Jadi Seni
Wapres AS JD Vance Kunjungi Armenia, Tandatangani Kerja Sama Nuklir Damai dan Perkuat Kemitraan Strategis
Mengintip Proses Pembuatan Trofi Piala Dunia 2026 Senilai US$20 Juta
FIRST LOVE is Never Returned Rilis Single “WHAT’S UP?” dan Umumkan Tur Dua-Man Perdana