• Selasa, 10/02/2026
Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi panggung bagi sejumlah brand otomotif di JAkarta Internasional Expo Kemayoran Jakarta Pusat Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Tinjau Banjir Karawang, Wapres Gibran Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

- Senin, 19/01/2026
Wapres Gibran Kunjungan ke Krawang ( Biro Sekwapres )

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turun langsung meninjau lokasi banjir di Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Senin (19/1/2026). Kunjungan ini dilakukan setelah sebelumnya Gibran mendatangi sejumlah titik terdampak banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Jawa Barat akibat tingginya curah hujan. Kehadiran Wapres di lapangan diharapkan dapat memastikan penanganan berjalan cepat serta menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

Dalam kunjungannya, Gibran didampingi Wakil Bupati Karawang Maslani. Ia menyambangi tiga lokasi pengungsian, yakni Posko DTA Al-Furqon, Posko Masjid Al-Furqon, dan Posko Aula Kelurahan Tanjungpura. Di setiap posko, Wapres berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, serta meninjau kondisi pengungsi.

Wapres menaruh perhatian khusus pada pemenuhan kebutuhan dasar, terutama layanan kesehatan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.

“Beliau menegaskan agar pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama, khususnya bagi kelompok yang rentan,” kata Wakil Bupati Karawang Maslani.

Selain kesehatan, Gibran juga meminta pemerintah daerah segera mendata kebutuhan mendesak lainnya di lokasi pengungsian, mulai dari kondisi rumah warga hingga sarana pendukung seperti sanitasi dan logistik.

“Semua kebutuhan akan kami rekap, termasuk rumah yang rusak, kebutuhan toilet portable, dan logistik lain yang masih kurang,” ujar Maslani.

Ia menambahkan, pemerintah pusat turut memberikan dukungan dalam pemenuhan kebutuhan pengungsi sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.

Banjir yang melanda Kabupaten Karawang dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, sebanyak 4.304 kepala keluarga atau sekitar 14.000 jiwa terdampak banjir yang tersebar di 12 kecamatan.

Tags

Artikel Terkait

Terkini