Telah dibuka Grace Cafe dan Resto di Jalan Kemang X Jakarta Selatan Toko Obat Mutiara Sakti, ITC Permata Hijau Jakarta Selatan

Film “Sadali” Kembali Hadirkan Luka Lama dan Pencarian Diri di Layar Lebar

- Jum'at, 09/01/2026
 Film “Sadali” Kembali Hadirkan Luka Lama dan Pencarian Diri di Layar Lebar
Sadali ( dok MVP )

Setelah sukses dengan Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu, kisah dari semesta Pidi Baiq kembali berlanjut lewat film Sadali yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026. Film ini menjadi lanjutan emosional yang membawa penonton menyelami fase hidup baru sang tokoh utama—lebih dewasa, lebih sunyi, dan penuh pertanyaan.

Disutradarai oleh Kuntz Agus, Sadali mengangkat cerita tentang kehilangan, penyesalan, dan upaya berdamai dengan masa lalu. Pidi Baiq tetap hadir dengan gaya penceritaan khasnya: sederhana, jujur, dan dekat dengan realitas perasaan banyak orang.

Film ini dibintangi oleh deretan aktor lintas generasi seperti Ajil Ditto, Adinia Wirasti, Hanggini, Chiara Brosnan, dan Faiz Vishal. Kombinasi para pemain tersebut menghadirkan dinamika emosi yang kuat, sekaligus memperkaya lapisan karakter dalam cerita.

Tiga tahun setelah hubungan dan perjodohannya berakhir, Sadali (26) memilih hidup tenang di Magelang sebagai pelukis. Bersama Sunar, asisten pribadinya, ia tengah mempersiapkan pameran tunggal—sebuah titik penting yang bisa menentukan masa depan karier seninya. Namun, ketenangan itu perlahan runtuh ketika ia kembali bertemu Budi, sahabat lama yang membawa kabar tak terduga: Mera akan segera menikah.

Tak lama setelah kabar tersebut, takdir kembali mempertemukan Sadali dengan Mera dalam situasi yang canggung, disusul perjumpaan dengan Arnaza—dua sosok dari masa lalu yang menyisakan luka dan pertanyaan yang belum tuntas. Pertemuan demi pertemuan itu memaksa Sadali menghadapi emosi yang selama ini ia pendam.

Terjebak di antara cinta yang belum selesai, penyesalan, dan pencarian makna hidup, Sadali dihadapkan pada pilihan besar: bertahan pada kenangan lama atau melangkah maju menemukan arti baru dalam cinta dan seni yang ia jalani.

Ajil Ditto mengungkapkan harapannya agar film ini dapat diterima penonton luas. “Film Sadali dibuat dengan sepenuh hati. Semoga apa yang kami rasakan saat membuatnya bisa sampai ke hati penonton,” ujarnya.

Dengan kekuatan cerita yang emosional, arahan sutradara yang peka, serta sentuhan khas Pidi Baiq, Sadali diprediksi menjadi salah satu film drama Indonesia yang mencuri perhatian di awal 2026.

Tags

Artikel Terkait

Terkini