Aulia Sarah kembali menantang dirinya sebagai aktris lewat film horor terbarunya, Sengkolo Petaka Satu Suro. Dalam film ini, ia memerankan Bidan Rahayu, sosok perempuan yang dihormati di lingkungannya dan dikenal memiliki kehidupan keluarga yang tampak ideal. Namun, di balik ketenangan itu, tersimpan konflik batin dan teror yang perlahan menggerus kehidupannya.
Berbeda dari film horor pada umumnya yang mengandalkan kejutan dan ketegangan semata, Sengkolo Petaka Satu Suro menawarkan lapisan drama yang kuat. Elemen inilah yang menjadi daya tarik utama bagi Aulia untuk bergabung dalam proyek tersebut. Ia melihat film ini bukan sekadar cerita tentang rasa takut, melainkan juga perjalanan emosional seorang perempuan yang diuji oleh kehilangan dan kenyataan pahit.
Peran Bidan Rahayu menuntut Aulia untuk mengeksplorasi sisi akting yang belum pernah ia mainkan sebelumnya. Salah satu tantangan terbesarnya adalah adegan kesurupan. Meski kerap tampil dalam film horor, pengalaman memerankan karakter manusia biasa yang mengalami kerasukan menjadi hal baru baginya dan membutuhkan pendekatan berbeda.
Tak hanya teror, film ini juga menyuguhkan momen-momen emosional yang membekas. Aulia mengaku adegan kehilangan menjadi salah satu bagian tersulit selama proses syuting. Emosi yang dibangun dalam adegan tersebut bahkan masih ia rasakan meski pengambilan gambar telah selesai, sesuatu yang jarang terjadi dalam proyek-proyek sebelumnya.
Menurut Aulia, Sengkolo Petaka Satu Suro menyimpan pesan kehidupan yang relevan. Film ini berbicara tentang batas dalam mencintai, keikhlasan, serta cara manusia berdamai dengan kehilangan agar tidak terjebak dalam kesedihan yang berkepanjangan.
Tantangan Aulia tak berhenti pada aspek emosional. Secara teknis, ia juga harus menghadapi adegan yang cukup ekstrem, salah satunya saat mengendarai sepeda motor—hal yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan. Dengan waktu belajar yang sangat singkat di lokasi syuting, setiap pengambilan adegan menjadi pengalaman yang menegangkan sekaligus menantang.
Meski mengaku bukan sosok yang mudah takut, suasana lokasi syuting turut memberi kesan tersendiri. Setting yang sunyi dan atmosfer horor yang kuat kerap membuat ketegangan terasa nyata, terutama saat pengambilan adegan-adegan intens.
Melalui Sengkolo Petaka Satu Suro, Aulia Sarah tak hanya menyuguhkan teror khas film horor, tetapi juga menghadirkan potret tentang cinta, kehilangan, dan keikhlasan—sebuah kisah yang mencoba menyentuh emosi penonton di balik rasa takut.
Artikel Terkait
TNI AL Bongkar Dugaan Peredaran Senjata Api Ilegal di Bali, Satu Orang Diamankan
Indosiar Sambut Ramadan 1447 H dengan Program Dakwah dan Hiburan Unggulan
U23 Vietnam Raih Medali Perunggu Asia Usai Tundukkan Korea Selatan Lewat Adu Penalti
Ferrari Resmi Meluncurkan SF-26, Awali Era Baru Formula 1 Musim 2026