Jakarta — 19 Desember 2025- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh Anggota Komisi Yudisial (KY) masa jabatan 2025–2030 serta sejumlah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia dalam upacara resmi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 132B Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komisi Yudisial. Keputusan tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.
Berdasarkan Keppres tersebut, Presiden Prabowo mengangkat tujuh anggota Komisi Yudisial, yakni:
1. Abdul Khair Ramadan
2. Abhan
3. Andi Muhammad Asrun
4. Anita Kadir
5. Desmi Hardi
6. F. Willem Saijah
7. Setiawan Hartono
Ketujuh anggota KY kemudian mengucapkan sumpah/janji jabatan di hadapan Presiden, disaksikan rohaniwan sesuai agama masing-masing. Dalam sumpahnya, para anggota KY berjanji akan menjalankan tugas secara objektif, jujur, berani, dan adil, serta setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Usai pengucapan sumpah, dilakukan penandatanganan berita acara pelantikan oleh perwakilan anggota KY dan Presiden Republik Indonesia.
Dalam kesempatan terpisah, Presiden Prabowo juga melantik para Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 133P Tahun 2025. Mereka yang dilantik antara lain:
• Yusron Baudin Ambari sebagai Duta Besar RI untuk Republik Demokratik Rakyat Aljazair, berkedudukan di Aljir
• Oktodorinus Manik sebagai Duta Besar RI untuk Papua Nugini merangkap Kepulauan Solomon, berkedudukan di Port Moresby
• Gina Yuginda sebagai Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Demokratik Korea, berkedudukan di Pyongyang
• Redianto Heru Nurcahyo sebagai Duta Besar RI untuk Republik Slovakia, berkedudukan di Bratislava
• Hari Prabowo sebagai Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand merangkap UNESCAP, berkedudukan di Bangkok
• Nurmala Kartini Panjaitan Syahrir sebagai Duta Besar RI untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, berkedudukan di Tokyo
Para duta besar tersebut juga mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden, berjanji setia kepada negara dan menjalankan tugas diplomatik dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, mewakili anggota Komisi Yudisial yang baru dilantik, Abdul Khair Ramadan menyampaikan komitmen untuk bekerja maksimal sesuai sumpah jabatan. Ia menegaskan KY akan memperkuat sinergi internal dan eksternal guna mewujudkan lembaga peradilan yang mandiri, bersih, dan bermartabat.
“Pengawasan terhadap hakim akan kami jalankan sesuai kewenangan dan landasan hukum yang berlaku, dengan menjunjung tinggi integritas dan independensi,” ujarnya kepada awak media.
Pelantikan ini menandai dimulainya masa tugas baru bagi Komisi Yudisial dan para duta besar RI dalam memperkuat sistem peradilan nasional serta diplomasi Indonesia di kancah internasional.
Artikel Terkait
Sutradara Kuntz Agus Garap Film “Ayah Arahnya Kemana, Ya?” dengan Pendekatan Emosional Keluarga
Afan dan Valen Jadi Panutan Ajang Band Academy Indosar
Titiek Haryati Hadiri Sidang Pledoi Ammar Zoni sebagai Pemerhati, Soroti Pentingnya Rehabilitasi
Eli Murni Matuo Ammar Zoni Harap Rehabilitasi, Pledoi Jadi Penentu Nasib di Persidangan